Alami KDRT, Seorang IRT di Palembang Laporkan Suami ke SPKT Polrestabes

Laporan: Kiki

 

KOTA PALEMBANG, BS — Tangis dan miris dialami seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Palbang ini. Dirinya yakni KR (33) terpaksa mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, pada Rabu (22/07/2026).

 

IRT yang berdomisili di kawasan Bukit Lama Kecamatan IB I, Palembang itu mengaku menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan suaminya sendiri RF (38).

 

Dengan kondisi masih trauma dan syok, ia mengeluhkan sakit di sekujur tubuh. Oleh itulah korban memilih menempuh jalur hukum agar peristiwa yang dialaminya mendapat penanganan dari pihak kepolisian.

 

Dihadapan petugas menjelaskan dugaan penganiayaan itu terjadi di Kelurahan 1 Ulu Kecamatan SU I Palembang pada Selasa, (21/07/2026) sekitar Pukul 11.30 WIB.

 

Berawal antara korban dan terlapor telah terjadi selisih paham sehingga berujung keributan di dalam rumah tangga. Akibat keributan tersebut korban mengaku mendapat perlakuan kasar hingga mengalami luka di wajah dan rasa sakit di bagian kepala serta tubuhnya.

 

“Saya dipukul di bagian wajah hingga mengalami luka gores di sebelah kiri. Kepala saya juga dipukul, kemudian dibenturkan ke dinding dan saya didorong sampai terjatuh. Setelah kejadian itu tubuh saya terasa sakit semua,” katanya.

 

Menurut keterangan korban, pertengkaran dengan sang suami diduga menjadi pemicu terjadinya aksi kekerasan tersebut. Merasa keselamatannya terancam dan tidak terima atas perlakuan yang dialaminya, Karima akhirnya mendatangi Polrestabes Palembang untuk membuat laporan resmi.

 

“Saya berharap laporan ini segera diproses sesuai hukum yang berlaku, dan terlapor harus bertanggung jawab atas perbuatanya” Harapnya.

 

Sementara Pamapta SPKT Polrestabes Palembang Ipda Hendra Yuswoyo membenarkan adanya laporan korban terkait KDRT dan sudah kita terima.

 

“Laporan akan segera kami serahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan anak Satreskrim Polrestabes Palembang, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.