Terserang Hipotermia, Pendaki Gunung Dempo Asal Palembang di Evakuasi

PAGARALAM,BS – Dua pendaki asal Kota Palembang dan satu pendaki lainnya terpaksa dievakuasi tim SAR Kota Pagaralam karena mengalami Hiportermia (kedinginan) saat mendaki Gunung Dempo, Jum’at (17/8/2018). Ketiga pendaki yang dievaluasi tersebut yakni Rizal, Sarifah dan Wulan yang merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Palembang dan siswi salah satu SMK di Pagaralam.

Koordinator Pos SAR Pagaralam, Lettu Iwan Saputera  yang didampingi Ketua Forpa Pagaralam, Arindi, membenarkan adanya tiga pendaki dari total 14 pendaki yang dievakuasi karena terkena hipotermia saat berada di Puncak Dempo.

Bahkan satu korban sudah terkena hipotermia saat masih berada di shleter II atau masih dijalur pendakian saat hendak turun dari puncak Dempo.

“Kita mendapat informasi sekitar pukul 18.30 Wib,  ada tiga orang pendaki yang terkena hiportemia. Mendapat info itu kita langsung menuju TKP untuk mencoba melakukan evakuasi,” ujarnya.

Dikatakan Iwan, salah satu korban atas nama Syarifah berhasil dievakuasi masyarakat setempat melalui jalur Rimau, dan dibawa ke RSD Besemah untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Selanjutnya Tim SAR gabungan  dan masyarakat kembali berhasil mengevakuasi pendaki bernama Wulan.

Berita Terkait

“Terakhir, hari ini pendaki bernama rizal berhasil di evakuasi dan saat ini sudah dirujuk menggunakan ambulance ke RS Besemah Kota Pagaralam.

Ia mengatakan, masih ada beberapa masyarakat dan pendaki yang tidak mengindahkan aturan larangan mendaki puncak Gunung Dempo di Pagaralam, Sumsel. Padahal saat ini status Gunung Api Dempo (GAD) berada di Level II atau Waspada.

“Karena tidak mengindahkan itulah, akhirnya tiga orang pendaki terserang hipotermia,” jelasnya.

Menurut Iwan, proses evakuasi langsung melibatkan Team Rescue Pos SAR Pagaralam, BPBD Kota Pagaralam, Koramil Pagaralam, Mapala Forpa dan Polres Pagaralam serta didukung dengan fasilitas alat dan kendaraan yakni 1 Unit Rescue Truck personil Pos SAR Pagaralam.

“Dua korban yakni Sarifah terdaftar sebagai siswi SMKN 2 Pagaralam berhasil di evakuasi sekitar pukul 18.30 Wib dan Wulan berhasil dievakuasi pada pukul 22.15 Wib, sedangkan korban yakni Rizal yang terdaftar sebagai mahasiswa asal Palembang berhasil dievakuasi pada Sabtu dini hari,” jelasnya.  (aceng)