Muba baru
Palembang Emas

Penggadaan 40 bibit Sapi DTPHP 2018, Jadi Temuan BPK

BENGKULU UTARA,BS – Pengadaan bibit ternak sapi bali betina sebanyak 40 ekor yang dibagikan kepada masyarakat oleh pihak Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) tahun 2018 dengan anggaran Rp. 418.600.000 menjadi temuan pihak BPK RI.

Pasalnya, dari hasil pemeriksaan dan permintaan keterangan oleh BPK RI, menunjukkan dari hasil survey harga sapi kepada kedua pedagang sapi tidak bisa dijadikan sebagai pedoman dalam penyusunan Harga perkiraan Sendiri (HPS).

Kemudian standar harga satuan pemkab Bengkulu Utara untuk harga bibit sapi tidak dijadikan pertimbangan dalam penyusunan HPS. Lebih lanjut, bila pihak pemenang lelang dari CV. RKE tidak memiliki kemampuan untuk menyediakan bibit sapi bali tersebut.

Berdasarkan hasil perhitungan realisasi kontrak dan biaya ril yang dikeluarkan terdapat lebih bayar senilai Rp. 12.321.000.

Hal tersebut tidak sesuai dengan peraturan presiden nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah pada pasal 16 ayat (1). Permendagri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah dan keputusan Bupati nomor 030/307/BPKAD/2017 tentang standar harga satuan pemerintah kabupaten Bengkulu Utara tahun 2018 serta Dokumen pengadaan Bab X syarat-syarat umum kontrak.

Permasalahan tersebut disebabkan oleh Kepala DTPHP Bengkulu Utara kurang optimal dalam melakukan pengawasan terhadap pengadaan bibit sapi bali betina dan juga PPTK tidak cermat dalam mengawasi pelaksanaan pekerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, kepala DTPHP Bengkulu Utara, Kuasa Barus belum bisa dimintai klarifikasi mengenai hal ini. (Eren)