Angkat Kembali Tema Kebangsawanan, Kesenian Teater Dulmuluk Buka Audisi Peserta
PALEMBANG,BS – DulMuluk menjadi salah satu produk kesenian yang cukup terkenal dari Sumatera Selatan. Yang mana kesenian ini memiliki fungsi sosial di antaranya sebagai sarana hiburan dalam acara-acara keluarga dan adat.
Dalam rangka pelestarian seni teater tradisional ini, Dinas Kebudayaan Kota Palembang membuka kesempatan yang ingin belajar dan berlatih Teater Dulmuluk Kota Palembang Tahun 2019.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang melalui Kepala Bidang Kesenian, Lisa Surya Andika mengatakan, audisi pemeran Teater Dulmuluk ini akan dibuka selama satu bulan.
“Pembukaan pendaftaran pada Senin 7 Januari sampai dengan 7 Februari 2019 di Kantor Dinas Kebudayaan,” ungkap Lisa saat dihubungi via seluler, Jum’at (4/1/2019).
Ia menjelaskan, kesenian Teater Dulmuluk ini menjadi salah satu pertunjukan yang dapat di pertontonkan pada acara acara adat maupun dalam festival festival kesenian Kota Palembang.
Hany saja, untuk kesenian Teater Dulmuluk yang dibawah pembinaan Dinas Kebudayaan Kota Palembang ingin mengangkat kembali kesenian Teater Dulmuluk asli dengan pakem pakem yang telah ada sebelumnya dengan mengangkat kembali tema tema kebangsawanan.
“Taeter Dulmuluk asli itu, pemainnya pria tidak boleh wanita, boleh saja pemerannya wanita tapi untuk tema cerita yang kekinian. Kalau teater dulmuluk yang sekarang kan kebanyakan mengangkat tema tema di jaman kekinian seperti pemilihan presiden dan lainnya. Nah untuk yang akan kita tampilkan nanti itu cerita cerita kebangsawanan,” tutur Lisa.
Selain itu syarat lain diantaranya warga negara Indonesia berdomisili di Palembang, Berkepribadian menarik, usia 16 sampai 30 tahun. Bisa memainkan salah satu peran dari Teater Dulmuluk Palembang dan persyaratan umum lainnya.
“Bisa menyanyi, menari dan pencak silat menjadi salah satu poin plusnya,” ungkap Lisa.
Nantinya tambah Lisa, peserta yang lolos audisi dan telah dilatih akan memainkan teater kesenian Dulmuluk ini pada festivak kesenian Palembang seperti pertunjukan Culture Night Festival yang diadakan setiap malam minggunya di De’Burry Cafe Museum.
“Jadi tidak hanya pertunjukan menari dan menyanyi saja, tapi akan ada kesenian teater Dulmuluk juga,” tukasnya.(ri)
