Menikmati Pesona Lembah Suhita, PWP Regional Sumbagsel Dukung Potensi Lokal Naik Kelas

LAMPUNG, BS – Sebanyak 13 pengurus dan anggota Persatuan Wanita Patra (PWP) Regional Sumbagsel mengunjungi P4S Lembah Suhita di Kelurahan Batu Putuk, Kota Bandar Lampung, Minggu (13/9). Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi PWP untuk mengenal lebih dekat aktivitas budidaya lebah, edukasi lingkungan, serta potensi produk yang dikembangkan masyarakat.

 

Lembah Suhita merupakan salah satu program binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Integrated Terminal (IT) Panjang yang dikembangkan sebagai kawasan konservasi lebah, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. P4S Lembah Suhita merupakan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya yang teregistrasi di Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung.

 

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendapat penjelasan mengenai budidaya lebah dan perannya bagi lingkungan. PWP juga melihat langsung berbagai produk madu yang dihasilkan masyarakat sekaligus membeli produk tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap usaha kelompok.

 

Saat ini, sekitar 500 koloni lebah dikelola oleh 25 anggota kelompok dengan berbagai produk madu yang dikembangkan, termasuk madu _trigona_ , _melifera_ , akasia _crassicarpa,_ dan _honey straw._ Pengembangan tersebut turut memberikan manfaat ekonomi dengan pendapatan kelompok sekitar Rp2,5 juta hingga Rp5 juta per bulan.

 

Ketua PWP Regional Sumbagsel, Meizelda Alexander, mengatakan kunjungan ke Lembah Suhita memberikan pengalaman sekaligus wawasan mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat.

 

“Kami melihat langsung bagaimana budidaya lebah dapat mendukung kelestarian ekosistem sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi. Kami mengapresiasi program Lembah Suhita dan berharap kawasan ini terus berkembang sebagai ruang edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Meizelda.

 

Ketua P4S Lembah Suhita, Suyadi, mengatakan kunjungan dari PWP Regional Sumbagsel menjadi kesempatan untuk memperkenalkan lebih jauh potensi yang dikembangkan masyarakat sekaligus membuka peluang jejaring untuk mendukung pengembangan kawasan.

 

“Dengan adanya kunjungan ini, kami berharap semakin banyak pihak yang mengenal Lembah Suhita dan melihat potensi yang kami kembangkan. Ke depan, kami ingin kawasan ini dapat menjadi ruang bagi masyarakat, komunitas, mahasiswa, maupun kelompok lainnya untuk belajar mengenai lebah dan lingkungan,” ujar Suyadi.

 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan pengembangan Lembah Suhita menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan berdampingan dengan penguatan potensi ekonomi masyarakat.

 

“Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkenalkan potensi masyarakat dan lingkungan lokal. Kami berharap semakin banyak pihak yang mengenal Lembah Suhita, sehingga terbuka ruang untuk kolaborasi dan pengembangan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Rusminto.

 

Pengembangan Lembah Suhita melalui konservasi lebah, edukasi lingkungan, dan penguatan potensi ekonomi masyarakat turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Tujuan 15 tentang Ekosistem Daratan.