Modus Pecah Kaca di Pagar Alam, Uang Rp30 Juta Milik Nasabah Bank Raib dalam Mobil
Laporan: Uci
KOTA PAGAR ALAM, BS – Aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil kembali terjadi di Kota Pagar Alam.
Seorang perempuan bernama Nabila (28) kehilangan uang tunai sebesar Rp 30 juta setelah mobil yang ditumpanginya dibobol saat terparkir di Cafe Kopi Dosoen, Jalan Dempo Raya, pada Rabu (08/07/2026) sekitar Pukul 14.30 WIB.
Peristiwa bermula ketika korban bersama keluarganya baru saja mengambil uang tunai Rp 30 juta dari Bank BRI. Uang tersebut kemudian disimpan di dalam mobil Honda WR-V berwarna hitam dengan nomor polisi BG 1519 WE sebelum mereka singgah untuk makan di kafe.
Nabila mengatakan, dirinya tidak merasa ada orang yang mengikuti sejak keluar dari bank hingga tiba di lokasi.
“Kami baru mengambil uang Rp 30 juta dari bank, lalu langsung makan. Uangnya disimpan di dalam mobil dan kami tidak merasa dibuntuti,” ujar Nabila.
Ia menjelaskan, saat pertama kali tiba di kafe, adiknya masih berada di dalam mobil. Namun, beberapa saat kemudian adiknya masuk untuk bergabung makan bersama keluarga. Diduga, pelaku memanfaatkan kondisi mobil yang sudah kosong untuk melancarkan aksinya.
Sekitar 30 menit kemudian, saat hendak pulang, korban mendapati kaca mobil bagian samping telah pecah. Setelah diperiksa, uang tunai Rp 30 juta yang disimpan di dalam kendaraan sudah tidak berada di tempat.
“Saat kami mau pulang, kaca mobil sudah pecah dan uang yang ada di dalam mobil sudah hilang,” kata Nabila.
Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengumpulkan barang bukti.
Selain itu, polisi juga tengah menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku yang diduga membawa kabur uang tunai milik korban.
“Saya berharap pelaku segera berhasil ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutup Nabila.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
