Laporan: KIKI
KOTA PALEMBANG, BS-– Lantaran menegur jangan main layang-layang di jalan, membuat Alimin (51) dan anaknya yakni Gilang (17) menjadi korban pengeroyokan. Tak terima dengan peristiwa dialaminya keduanya melapor ke Polrestabes Palembang, pada Senin (08/09/2025).
Dihadapan petugas pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polrestabes Palembang, warga Jalan Talang Keramat Kecamatan Gandus Palembang ini menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (07/09/2025), sekitar Pukul 17.00 WIBdi jalan Perum Griya Lestari Resudence .
Berawal, saat anaknya menegur sekelompok pemuda sedang main layang layang ditengah jalan. ” Awalnya anak saya ini menegur sekelompok pemuda main layang layang pak. Kemudian sekelompok pemuda itu Terlapor (lidik-red). Malah tidak terima ditegur anak saya,” ungkapnya.
Emosi, lalu saat itu anaknya dikeroyok oleh Terlapor yang berjumlah 3 orang,” ketika anak saya dikeroyok saya melihat pak. Lalu saya mendeket untuk mencoba melerai. Namun saya juga malah kena keroyok oleh mereka, ” katanya sambil mengatakan kami dikeroyok, ditendang dan di pukuli.
Akibat peristiwa ini kedua korban mengalami luka memar dibagian tubuh, memar dibagian wajah, leher dan tangan . ” Saya tidak terima pak oleh itu saya laporkan kesini berharap pada pelaku ditangkap ,” harapnya.
Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang , Ipda Erwinsyah membenarkan adanya laporan bapak dan anak terkait kasus pengeroyokan,” Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Pidana Umum, untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” tutupnya.
