LAHAT,BS – Siswa – siswi Sekolah Menengah Atas ( SMA) Negeri 3 Lahat, hari pertama masuk sekolah , Senin ( 16/7/2018) menggelar aksi demo dihalaman sekolah.
Sambil mengusung spanduk bertuliska tuntutan mereka dan mengenakan seragam sekolah, menuntuk Kepala Sekolah (Kepsek) mereka untuk mundur dari jabatannya.
Tidak puas menggelar orasi dihalaman sekolah ratusan siswa ini juga mendatangi kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kabulaten Lahat.
“Kami minta Kepsek Misriana untuk di copot,” teriak siswa.
Aksi demo ini di picu lantaran yang bersangkutan di tuding tidak transfaran dalam mengunakan uang sekolah.
Diantaranya uang yang digunakan untuk ektrakurikuler dan uang membangun pagar tidak digunakan untuk semestinya.
“Kegiatan ekstrakurikuler tidak di respon dengan alasan tidak ada dana,” kata siswa.
Belom lagi bangunan sekolah sebagai fasilitas sekolah wc, pagar sekolah tidak kunjung di perbaiki.
“WC bau , pagar bolong sehingga siswa dengan mudah keluar masuk, padahal SPP mencapai Rp 100 ribu,” tegasnya.
Menangapi hal tersebut, Assisten 1 Pemkab Kabupaten Lahat Ramzi , Sukaryo mewakili Kadis Diknas Lahat , Satria Kepala UPTD Diknas Lahat , Ashari Kasubdit Wasnas Kesbagpol menemui siswa yang menggelar aksi demo.
Kepala UPTD Diknas Lahat Satri mengatakan, pihaknya menerima aspirasi siswa, hanya saja pihak belum bisa mengambil keputusan.
“Apa yang disampaikan akan kami rapatkan dengan komite sekolah,” katanya.
Namun pihaknya menyesalkan di hari pertama sekolah pelajar melakukan aksi demo.
“ Kepsek tidak bisa berbuat sendiri dan itu perlu disetujui oleh dewan diknas propinsi karena harus dipertanggung jawabkan ,tugas kepala sekolah menjalankan apa yg telah dirapatkan komite ,dan kami hanya perpanjang kata saja ” ujar Satria. (idham)
