Pertamina Patra Niaga Fasilitasi 5.888 Sertifikasi UMKM Mitra Binaan Sepanjang 2025

JAKARTA, BS — Pertamina Patra Niaga melalui induk usahanya, PT Pertamina (Persero), terus memperkuat komitmen dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas melalui penguatan legalitas dan kualitas usaha.

Sepanjang tahun 2025, Pertamina memfasilitasi sebanyak 5.888 sertifikasi bagi UMKM mitra binaan sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Sertifikasi yang difasilitasi mencakup Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, BPOM, Sertifikasi Halal Self Declare maupun Halal BPJPH, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Pengusaha Kena Pajak (PKP), NPWP, hingga pendirian PT Perseorangan.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa legalitas usaha dan sertifikasi produk merupakan fondasi penting bagi UMKM untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.

“Legalitas dan sertifikasi bukan sekadar administrasi, melainkan kunci agar UMKM dapat tumbuh secara berkelanjutan, memperoleh akses pembiayaan, serta menembus pasar yang lebih luas,” ujar Baron, Senin (6/1/2026).

Ia menegaskan, pembinaan UMKM tidak berhenti pada proses sertifikasi. Pertamina juga mendorong peningkatan kapasitas produksi, kualitas produk, kesiapan ekspor, serta kesadaran UMKM dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

“Kami ingin UMKM mitra binaan Pertamina tidak hanya bertahan, tetapi benar-benar naik kelas dan mampu bersaing di pasar nasional hingga global,” jelasnya.

Sebagai bagian dari BUMN energi nasional, Pertamina Patra Niaga dan Pertamina Group terus menjalankan peran sosial dan ekonomi secara berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya dalam pemberdayaan UMKM di sekitar wilayah operasi.

“Pertamina hadir untuk menciptakan nilai bersama, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tandas Baron.

Selain itu, Pertamina sebagai perusahaan yang memimpin transisi energi nasional berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta berkontribusi aktif terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh program dijalankan selaras dengan transformasi perusahaan yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha, dan lingkungan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis.