Tegur Pemuda yang Geber Motor, Warga Seberang Ulu II Palembang Jadi Korban Penusukan

Laporan: Kiki

KOTA PALEMBANG, BS – Aksi penganiayaan brutal terjadi di Jalan KH Azhari, Lorong Hamidin, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang pada Minggu (01/03/2026).

Seorang pria bernama Aditya Erlangga (35) harus dilarikan ke rumah sakit setelah ditusuk oleh orang tidak dikenal hanya karena menegur pelaku yang menggeber sepeda motor di depan rumahnya.

Peristiwa bermula sekitar Pukul 11.30 WIB saat korban sedang duduk santai di depan kediamannya. Menurut keterangan korban, terlapor melintas bolak-balik hingga tiga kali di depan rumahnya sambil menarik gas motor dengan kencang (geber).

Merasa terganggu, Aditya mencoba menegur pelaku dengan menanyakan maksud tujuannya mondar-mandir di lokasi tersebut. Namun, teguran itu justru memicu emosi pelaku. Setelah sempat terjadi cekcok mulut, pelaku tiba-tiba mencabut senjata tajam jenis pisau dari pinggangnya dan menyerang korban secara membabi buta.

“Terlapor langsung menusuk. Ketika dia mau menusuk lagi, saya refleks memegang pisaunya agar tidak kena badan lagi,” ujar Aditya saat memberikan keterangan di kantor polisi.

Akibat perlawanan tersebut, Aditya mengalami luka tusuk di lengan kanan serta luka robek serius di jari telunjuk tangan kiri akibat menahan bilah pisau pelaku. Perkelahian tersebut baru berhenti setelah kakak korban dan warga sekitar datang memberikan pertolongan.

Melihat massa yang mulai berkumpul dan emosi, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Meski sempat dikejar oleh warga, pria tersebut berhasil lolos dari kepungan.

Tak terima atas tindakan kekerasan tersebut, Aditya didampingi warga setempat resmi melaporkan kejadian ini ke SPKT Polrestabes Palembang pada Senin (02/03/2026) untuk menuntut keadilan.

Pihak kepolisian melalui Pamapta Ipda Tamia Ramadhany mengonfirmasi bahwa laporan korban telah diterima dengan nomor laporan dugaan penganiayaan.

“Laporan sudah kami terima dan akan segera diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap pelaku,” tegas Ipda Tamia.