Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Tata Kelola Koperasi Semilir Serasan Sejahtera di Lubuklinggau
PALEMBANG, BS – Pengelolaan koperasi yang baik menjadi salah satu kunci dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan anggota. Komitmen tersebut diwujudkan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Fuel Terminal (FT) Lubuklinggau dengan menggelar Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi bagi Koperasi Produsen Semilir Serasan Sejahtera di Kantor Lurah Lubuklinggau Ilir, Kota Lubuklinggau, Kamis (8/10).
Pelatihan diikuti 28 anggota koperasi dan dihadiri 42 orang, termasuk Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Sekretaris Lurah Lubuklinggau Ilir Andri Wijaya yang mewakili lurah, staf kelurahan, serta ketua RT 1 hingga RT 6. Materi disampaikan oleh Pengawas Koperasi Ahli Muda dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Lubuklinggau, W. Antomy dan Rian Pusvitasari.
Koperasi Produsen Semilir Serasan Sejahtera merupakan mitra binaan FT Lubuklinggau yang resmi terbentuk pada awal 2026. Sebelumnya, para pelaku UMKM di Kelurahan Lubuklinggau Ilir masih tergabung dalam kelompok usaha yang belum berbadan hukum. Melalui wadah koperasi, para anggota diharapkan dapat memperkuat pengelolaan usaha, meningkatkan legalitas, serta memperluas pemasaran produk.
Sebagai koperasi yang baru terbentuk, pemahaman mengenai tata kelola, administrasi, dan tanggung jawab pengurus menjadi bekal penting dalam menjalankan organisasi. Pelatihan ini diharapkan membantu pengurus dan anggota menerapkan pengelolaan koperasi yang lebih terarah, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan usaha.
Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Lubuklinggau, W. Antomy, mengatakan bahwa pemahaman mengenai manajemen koperasi perlu dibangun sejak awal agar koperasi dapat berkembang secara profesional.
“Pengurus dan anggota perlu memahami peran serta tanggung jawab masing-masing dalam menjalankan koperasi. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi usaha serta kesejahteraan anggotanya,” ujar Antomy.
Sekretaris Lurah Lubuklinggau Ilir, Andri Wijaya, turut mengapresiasi pendampingan yang diberikan Pertamina bagi masyarakat di wilayahnya. Ia berharap pelatihan tersebut dapat menjadi bekal bagi koperasi untuk berkembang dan memperkuat perekonomian masyarakat.
“Kami berterima kasih atas perhatian Pertamina kepada masyarakat Kelurahan Lubuklinggau Ilir. Semoga pelatihan ini membantu pengurus dan anggota mengelola koperasi dengan lebih baik sehingga UMKM setempat semakin berkembang,” tutur Andri.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas kelembagaan menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
“Koperasi memiliki peran penting sebagai wadah bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha secara bersama. Melalui pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan, kami berharap koperasi dapat semakin mandiri dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi anggotanya,” ujar Rusminto.
Program ini sejalan dengan dukungan terhadap _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya Tujuan 1 Tanpa Kemiskinan dan Tujuan 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta Asta Cita ke-3 dalam penguatan kewirausahaan melalui peran koperasi. Melalui program TJSL, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berharap koperasi ini semakin mandiri dan mampu menjadi wadah pengembangan UMKM serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
