Indosat Ooredoo Siap Hadapi Lonjakan Natal dan Tahun Baru

PALEMBANG,BS– Memasuki moment libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, Indosat Ooredoo memastikan pemakaian baik invoice dan layanan data tidak mengalami gangguan. Hal ini kemukakan Marketing Communication Sales Area Palembang Indosat Ooredoo, Jaka Setiawan, Selasa (12/12).

“Kita memang belum ada penambahan BTS. Tapi kami siap menghadapi lonjakan pemakaian layanan dengan menempatkan tim yang akan standby di titik-titik jaringan yang full,” ujarnya.

Ia menjelaskan, di kedua moment penting tersebut biasanya memang akan terjadi lonjakan pemakaian data. Yang mana lonjakan tersebut bisa mencapai 50 persen sampai 100 persen dari kondisi normal.

“Penggunaan voice dan data sama tinggi. Kalau untuk data, kita kan ada kerjasama seperti perusahaan taksi daring. Sedangkan invoice digunakan oleh komunitas-komunitas, ” terangnya.

Karena itu juga tambah Jaka, untuk lebih memperluas lagi jangkauan layanan, pihaknya menargetkan jaringan 4G dapat tercover di Sumatera Selatan pada 2019 mendatang secara penuh. Yang mana sampai dengan saat ini, untuk wilayah SA Sumsel yang sudah tercover layanan 4G ini meliputi Palembang, Pangkal Pinang dan Lampung.

“Untuk Sumsel sendiri, jaringan 4G memang sudah tersebar hanya saja memang belum merata. Target kita 2019 semua wilayah sudah tercover dengan layanan 4G,” jelasnya.

Jaka mengatakan khusus Kota Palembang, pihaknya sudah menjangkau 80% untuk layanan 4G. Menurutnya, perusahaan sedang fokus mengembangkan jaringan 4G di Provinsi Lampung, pasalnya daerah tersebut berkontribusi cukup besar terhadap revenue perseroan yakni sekitar 40%.

“Kontribusi Lampung memang cukup besar dengan jumlah pelanggan mencapai 600.000. Sedangkan di Palembang sekitar 500.000,” tukasnya.

Diketahui Indosat Ooredoo secara nasional memiliki 85,7 juta pelanggan dan mencatat peningkatan penggunaan data sebesar 147% pada akhir tahun 2016 dibandingkan tahun sebelumnya. (ria)