Ketua Komisi III Lahat: Pembangunan Plaza Lematang Tidak Tepat Guna

LAHAT,BS – Kondisi bangunan plaza Lematang Kabupaten Lahat yang mulai menunjukan kerusakan di berbagai sudut, mengundang perhatian Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat Dedi Candera.

Bahkan, menurut Sekertaris DPC PDIP Kabupaten Lahat ini, pembangunan Plaza Lematang yang bertujuan untuk destinasi wisata baru ini belum tepat sasaran jika melihat banyaknya infrastruktur di Lahat dalam kondisi memprihatinkan.

“ Bangunan Plaza Lematang tidak tepat guna dan tidak jelas tujuannya serta masih banyak infrastruktur yang harus diutamakan dibangun dan diperbaiki di Kabupaten Lahat ini,” katanya, Selasa (27/2/2018).

Bahkan dirinya mengkritiki kontribusi yang besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat disumbang dari plaza tersebut.

“Sekarang kita lihat, apakah pembangunan Plaza Lematang bisa mendatangkan PAD Lahat atau tidak, Kita sebenarnya juga belum tahu akan dijadikan apa Plaza Lematang nantinya”katanya.

Diakuinya, sebelum dilakukan pembangunan pihak eksekutif pernah memaparkan kegunaan Plaza Lematang, hanya saja hingga saat ini melenceng dari kegunaanya saat paparan terdahulu.

“Dulu pernah disampaikan kepada Kami DPRD Lahat bahwa Plaza Lematang akan dijadikan tempat rekreasi, berdagang dan mengacu kepada pariwisata tapi nyatanya tidak sesuai dengan rencana dan tujuan pembangunan tempat itu sendiri,” ungkapnya.

Masih kata Dedi, pembangunan Plaza Lematang itu menggunakan dana APBD dan CSR menghabiskan dana sekitar Rp 50 Milyar.
“Dengan dana sebesar itu kenapa tidak dialihkan ke inrastruktur yang lebih berguna untuk masyarakat banyak,” kata Dedi.
Untuk itu pihaknya akan mempertanyakan dengan pihak terkait.

“Kami dari komisi III pernah menanyakan legalitas aset terkait lahan pembangunan Plaza Lematang kepada Bupati Lahat , apakah lahan pembangunan sudah masuk ke aset Pemda, karena ada Beberapa bagian tanah disana adalah milik TNI, kami dari komisi 3 telah meminta agar aset tersebut diatas namakan aset Pemda, agar tidak ada permasalahan dikemudian hari, tapi sampai hari ini kami belum mendapatkan jawabanya,” tegasnya

Saat ditanya mengenai bangunan Plaza yang rusak Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Lahat ini menjawab, bila bangunan itu sudah rusak artinya ada kesalahan dalam pelaksanaan pembangunan silahkan pihak aparat untuk mengusutnya.

“Bila memang ada indikasi kami tentunya akan mempertanyakan dengan PU Cipta Karya dan PPTK kenapa hal tersebut bisa terjadi, tapi sampai saat ini saya belum menerima adanya laporan mengenai Plaza Lematang ada yang rusak,” tutupnya.

Saat awak media konfirmasi dengan plt Sekda Lahat Ramzi dia mengatakan,bila memang ada kerusakan tentunya kita akan meminta pelaksana dan pihak terkait untuk memperbaiki, apa lagi saat ini bangunan tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

Saat berita ini diturunkan belum ada tanggapan dan belum bisa ditemui dari Pihak PPTK dan KPA.(idham)