Mengenal Digital Ethics Di Era Digitalisai 

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Empat Lawang.

EMPAT LAWANG, BS – Guna membentuk karakter pribadi masyarakat yang bijak dalam menggunakan teknologi digital, baik penggunaan social media. Direktorat Pemberdayaan Informatika dan Direktorat Jendral Aplikasi Informatika Kementrian (APTIKA) Kominfo RI, Kamis (16/6/2021). Menggelar webinar Literasi Digital di Kabupaten Empat Lawang.

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter pribadi yang handal, ahli, dan bijak dalam menggunakan teknologi digital. Baik sosmed , dan lainnya, sekaligus adaptasi peserta didik dan guru dalam pembelajaran digital.

Direktur Jendral APTIKA Kominfo RI, Semuel Abrijani Pangerapan mengungkapkan, bahwa indonesia masih memiliki pekerjaan rumah , terkait literasi Digital.

“Hasil survey literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan kata data pada tahun 2020, menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” ungkapnya melalui diskusi virtual.

Webinar yang turut mengundang narasumber dari berbagai bidang keahlian dan profesi, salah satunya bapak Hemat Dwi Nuryanto, DEA. Yang merupakan Founder dan CEO STARTUP Crayonpedia. Dan Narasumber nasional berikutnya adalah Dr (cand) Fakhrur Rozi, yang merupakan Akademisi, Peneliti Literasi Media dan Budaya Digital.

Hadirkan berbagai tema inspiratif Guna memberikan perspektif mendalam, masing-masing narasumber menyampaikan tema digital ethics dan digital culture.

PJ Sekretaris Daerah ( Sekda) Empat Lawang, Indera Supawi, yang juga membuka langsung kegiatan tersebut, pada pembukaan sesi menyampaikan tema tentang Digital Culture untuk masyarakat.

“Masyarakat harus melek digital, seiring perkembangan teknologi yang semakin canggih ini. Kita harus cerdas menggunakan teknologi, serta memfilter terlebih dahulu informasi yang diterima, agar tidak menyebarkan informasi dan menerima informasi hoaks,” ujarnya.

Dirinya sangat mendukung kegiatan literasi digital,  kesadaran akan literasi digital bekesinambung dengan visi misi yang dicanangkan Bupati Empat Lawang guna mewujudkan Smart City dan blanksport area. Untuk itu diperlukan kerja sama dan dukungan dari banyak pihak agar masyarakat dapat memahami akan pentingnya digitalisasi tersebut.

“Saya sangat mendukung, program literasi digital ini, karena pemerintah perlu mendapatkan dukungan seluruh komponen agar semakin banyak masyarakat yang melek digital dan semakin cerdas memanfaatkan internet untuk kegiatan edukatif dan produktif,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Dinas Kominfo Empat Lawang Aseb Sebastian selaku narasumber materi mengenai Digital Ethics yakni beretika dalam menggunakan teknologi digital. Berharap agar literasi digital ini bisa dipahami dan di ikuti seluruh sekolah, khususnya di Empat Lawang.

“Pentingnya memberikan pemahaman terhadap anak usia dini, akan penggunaan ponsel, dan internet agar tidak disalahgunakan, maka dari itu saya harapkan  kepada relawan tik memberikan penyuluhan ke setiap sekolah untuk memberikan pemahaman akan pentingnya literasi digital tersebut,” harapnya.

Sementara itu, Akademisi Peneliti Literasi Media dan Budaya Digital. Dr (Cand) Faktur Rozi, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini akan diselenggarakan selama 7 Bulan , jadi kepada seluruh masyarakat , selalu nantikan dan daftar kegiatan literasi digital selanjutnya di Empat Lawang,” pungkasnya. (BOT).