Wujudkan Pelayanan Humanis, Wali Kota Pagar Alam Dukung Operasional Gedung Baru Lapas

Laporan : Delta Handoko

 

KOTA PAGAR ALAM, BS — Kamis sore (10/09/2026) terasa berbeda di Griya Rumah Dinas Wali Kota Pagar Alam. Bukan rapat formal yang kaku, melainkan obrolan hangat yang diisi tawa dan semangat yang sama bagaimana menghadirkan tempat pembinaan yang lebih manusiawi bagi warga binaan di Kota Pagar Alam.

 

Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan, Yulius Sahruzah, didampingi Kepala Lapas Klas III Pagar Alam.

 

Di ruang tamu rumah dinas itu, diskusinya mengalir ringan namun berisi. Topik utamanya satu penguatan sinergi antara Pemerintah Kota Pagar Alam dan jajaran Ditjenpas Sumsel untuk mendukung penuh operasional Lapas Klas III Pagar Alam yang baru.

 

Wali Kota Ludi menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk mengawal penuh proses berdirinya Lapas baru ini.

 

“Kami menyambut baik kunjungan ini. Lapas bukan hanya tanggung jawab Ditjenpas, tapi juga tanggung jawab kita bersama. Pemerintah Kota Pagar Alam siap mendukung dari sisi infrastruktur, lingkungan, dan pembinaan kemasyarakatan agar Lapas ini benar-benar berfungsi optimal,” ujar Ludi Oliansyah.

 

Menurutnya, keberadaan Lapas baru harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat Pagar Alam, baik dari sisi keamanan maupun pemberdayaan.

 

Senada dengan itu, Kakanwil Ditjenpas Sumsel Yulius Sahruzah menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan dukungan Pemkot Pagar Alam.

 

“Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota atas dukungan luar biasa ini. Visi kami ke depan, Lapas harus menjadi tempat pembinaan yang humanis. Warga binaan dibekali keterampilan, agar ketika kembali ke masyarakat mereka bisa menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Yulius Sahruzah.

 

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi sejak awal, agar pembangunan tidak hanya mengejar fisik bangunan, tetapi juga nilai pembinaan di dalamnya.

 

Usai berdiskusi, suasana akrab itu berlanjut ke lapangan. Wali Kota Ludi bersama Kakanwil Yulius, Kalapas Pagar Alam, dan sejumlah pejabat terkait langsung bergerak meninjau lokasi Lapas Klas III Pagar Alam yang baru.

 

Titiknya berada di Kawasan Ayek Betung, Simpang Padang Karet. Di sana, rombongan melihat langsung kondisi bangunan dan kesiapan infrastruktur. Mulai dari tata ruang, akses jalan, hingga fasilitas pendukung yang akan digunakan nantinya.

 

“Kami ingin memastikan dari awal, lokasinya strategis, aman, dan nyaman. Ini investasi jangka panjang untuk sistem pemasyarakatan di Pagar Alam,” tambah Ludi saat meninjau.

 

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi awal yang kuat untuk mempererat kerja sama lintas instansi. Tujuannya jelas: memastikan sarana dan prasarana penegakan hukum serta pemasyarakatan di Kota Pagar Alam berjalan lebih optimal.

 

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin sejak di Griya hingga ke Ayek Betung, harapan besar pun tertanam.

 

“Lapas Klas III Pagar Alam yang baru diharapkan menjadi simbol hadirnya negara yang tidak hanya menghukum, tetapi juga membina dan memulihkan,” tukas Wali Kota.