Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026

PALEMBANG, BS – Lima UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) membukukan omzet gabungan sebesar Rp31.073.500 selama sepuluh hari berpartisipasi dalam OPI Food Carnival 2026 di OPI Mall, Palembang, pada 2–11 Oktober 2026. Capaian ini menunjukkan bahwa akses pemasaran yang tepat dapat membuka peluang penjualan sekaligus memperluas jangkauan produk lokal kepada konsumen.

 

Kelima UMKM tersebut, yakni Pempek Syamil, Kopi Benawa, Yo Djia, Orchid, dan Teh Solo Kharisma, menghadirkan beragam produk unggulan yang mendapat kesempatan untuk dikenal langsung oleh pengunjung. Produk Sunkist Original dari Teh Solo Kharisma dan pempek campur dari Pempek Syamil menjadi beberapa produk yang diminati. Partisipasi ini tidak hanya mendorong transaksi penjualan, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha untuk membangun kedekatan dengan pelanggan dan mengenali preferensi pasar.

 

Ana, pemilik Teh Solo Kharisma, mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada UMKM lokal untuk memasarkan produk secara langsung di pusat keramaian.

 

“Kesempatan mengikuti OPI Food Carnival 2026 menjadi pengalaman luar biasa bagi kami untuk memperkenalkan produk dan menjangkau pelanggan lebih luas. Terima kasih kepada Pertamina dan OPI Mall yang telah memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak UMKM mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan naik kelas,” ujar Ana.

 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan bahwa fasilitasi pemasaran merupakan salah satu langkah konkret perusahaan dalam membantu UMKM binaan memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.

 

“Kami ingin UMKM binaan tidak hanya memperoleh pendampingan, tetapi juga memiliki akses nyata untuk memasarkan produk, bertemu konsumen, dan mengembangkan potensi usahanya. Capaian omzet lebih dari Rp31 juta ini menjadi salah satu hasil positif dari terbukanya akses pasar bagi UMKM. Ke depan, kami berharap kesempatan seperti ini dapat mendorong pelaku usaha semakin mandiri, adaptif terhadap kebutuhan konsumen, dan mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan,” ujar Rusminto.

 

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus memperkuat pengembangan UMKM melalui pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi promosi dan akses pemasaran. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong produk lokal semakin dikenal, memperluas peluang usaha, dan memperkuat kontribusi UMKM terhadap perekonomian daerah.

 

Melalui program pembinaan yang berorientasi pada pengembangan kapasitas dan perluasan pasar, Pertamina turut mendukung Asta Cita dalam memperkuat kewirausahaan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Inisiatif ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.