Darma Budhy Cs butuh dua minggu, ubah gubuk menjadi rumah biru
PALEMBANG, BS–Program Bedah Rumah inisiasi Gubernur Sumsel, Herman Deru, memperingati hari Kemerdekaan RI, mendatangkan banyak kisah.
Seperti Rumah sumbangan Dinas PUBM-TR Sumsel yang dikomandai Kepala Dinasnya, Darma Budhy. Rumah milik Rusmulyati di Lorong Murni Kelurahan Bagus Kuning Kecamatan Plaju, Senin (16/8) disulap menjadi mewah, modern nan sehat, dengan biaya pembangunan hanya Rp 25 juta.
Dinding bercat biru menjadi ciri khas rumah seluas 2×8 meter persegi ini dengan padu badan list propil kuning yang mencolok. Daun pintu terlihat kokoh dengan untaian cat mengkilap putih susu. Kemewahan juga terlihat dari jejeran jendela kaca hitam dengan teralis besi dan padu padan gorden warna senada.
Sisi jalan pun dicor semen yang makin memperkuat kesan kawasan modern meski untuk masuk ke lokasi itu harus jalan kaki sejauh lebih dari 300 meter.
Bagian dalam pun nyaris sempurna, lantai keramik lebar dengan tinggi bangunan memadai dan pemasangan plafon dan list propil sepanjang sisi bangunan atap makin mempertajam nuansa mewah.
Jejeran sofa empuk, karpet bludru, kitchen set sederhana, kompor gas, dinning set, meja dan kursi makan, televisi LED, kamar dengan spring bed empuk hingga jejeran lukisan menjadikan rumah ini terkesan mewah dengan nuansa minimalis modern.
Tentu tak terbayangkan, bahwa dulunya rumah ini hanya memuat bangunan kayu yang nyaris roboh. Atap hanya berasal dari jejeran seng karat menghitam dengan dikelilingi pagar kayu rapuh dan bolong sana sini. Dinding juga tidak kokoh karena hanya memuat kayu yang sebagian ditutupi terpal plastik warna warni. Tak heran, saat serah terima kunci, adik Rusmulyati beberapa kali menahan tangis, ketika mengungkapkan rasa senang, bahagia dan syukur lantaran rumah yang dulunya hanya bangunan gubuq reot kini berubah menjadi rumah modern, bahkan sangat mewah bagi dia dan adiknya.
“Jadi cak rumah wong kayo-kayo itu sekarang, ” Katanya saat serah terima kunci.
Darma Budhy mengatakan, pihaknya bersyukur dalam waktu dua minggu sudah melaksanakan program bedah rumah yang diinisiasi Gubernur Sumsel.
“Rumah ini dihuni ibu Rusmulyati yang memiliki 3 anak. Kondisi awal rumah ini sangat tidak layak huni. Kami datang kesini berbagi rasa membedah rumah ibu Rusmulyati dan selesai dalam waktu 2 minggu. Karena rumah ini sudah selesai dibedah, maka hari ini kami serahkan kembali ke ibu Eva yaitu saudara ibu Rusmulyati sebagai yang mewakili,” ujarnya.
Lebih lanjut Darma Budhy menuturkan, pembangunan rumah ibu Rusmulyati ini merupakan sumbangan dari kawan kawan dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumsel. Ada yang menyumbang batubata, seng, pintu, jendela, semen, pasir dan material lainnya.
“Disini kita bekerjasama. Alhamdulilah dalam waktu 2 minggu selesai pembangunannya,” ucapnya.
Untuk perabot rumah, Darma Budhy mengungkapkan, perabot rumah merupakan sumbangan dari ibu Darma Wanita Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumsel.
“Bantuan perabotnya diantaranya kompor, kias angin, Televisi, kasur, meja makan, sofa dan lainnya,” katanya. (why)
