Laporan: Kiki
KOTA PALEMBANG, BS – Warga di kawasan Jalan Ki Marogan, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang mendadak gempar. Sesosok jasad bayi laki-laki ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah bak sampah pada Senin (30/03/2026) sekitar Pukul 12.30 WIB.
Jasad bayi yang diperkirakan baru berusia satu hari tersebut ditemukan dalam posisi tertelungkup dan tertimbun sampah. Saat ditemukan, kondisi kulit bayi sudah membiru, dikerubungi lalat, dan masih memiliki tali pusar (ari-ari) yang menempel, sehingga diduga kuat baru saja dilahirkan dan sengaja dibuang.
Kronologi Penemuan
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang yang sedang bertugas mengangkut sampah di lokasi kejadian. Saat sedang mengais tumpukan sampah, petugas tersebut terkejut melihat tubuh bayi dan langsung melaporkannya kepada pihak berwenang setempat.
“Benar, tadi ada petugas DLHK yang melapor ke saya mengenai penemuan bayi tersebut,” ungkap Ketua RT 06, Syamsul Hadi (65).
Syamsul segera mendatangi lokasi untuk memastikan laporan tersebut dan langsung menghubungi Polsek Kertapati. “Bayi itu diduga baru lahir dan dibuang oleh ibunya,” tambahnya.
Penyelidikan Kepolisian
Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Angga Kurniawan, mengonfirmasi penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat ditemukan, jasad bayi laki-laki itu tertutup oleh sehelai baju batik wanita.
“Setelah menerima laporan, anggota langsung meluncur ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi di lokasi,” ujar AKP Angga.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi malang tersebut. Tim di lapangan tengah menyisir area sekitar untuk mencari rekaman CCTV yang mungkin menangkap momen pembuangan.
“Anggota masih di lapangan untuk mencari bukti CCTV guna mengungkap siapa pelakunya. Kasus ini masih kami dalami,” tegasnya.
Saat ini, jasad bayi telah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
