Debat Publik Tentukan Pemimpin Lahat Lima Tahun Kedepan
Lahat,BS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lahat akan menggelar debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lahat, Rabu (20/6/2018) mendatang. Debat Publik yang rencananya akan diikuti oleh lima pasangan calon ini rencananya akan di siarkan melalui Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang bekerjasama dengan media local setempat.
Ketua KPU Lahat, Samsurizal Nusir mengatakan, acara debat publik nanti akan berlangsung sekitar 120 menit dengan melibatkan pihak akademisi, dan tim lainnya yang independent.
“Setiap 5 pasangan calon diperkenankan membuat iklan visi misi mereka di durasi 1 menit masing-masing,” tuturnya.
Samsurijal menjelaskan, pihaknya sebelumnya telah menyiapkan pra debat publik pasangan calon yang digelar pada Jum’at (1/6/2018) dimulai sekitar pukul 10.00 Wib. Yang diwakili setiap pasangan calon untuk mengetahui rule model acara untuk hadir memaparkan visi dan misi mereka.
“Tujuan debat publik selain setiap paslon menyampaikan visi misi juga masyarakat kelak bisa melihat performa setiap pasangan yang bakal menjadi pemimpin Lahat kedepan hingga lima tahun yang akan datang,” kata Samsurizal.
Nantinya, tambah Samsurijal akan ada aturan tersendiri dalam acara debat publik nanti, seperti perkiraan pendukung masing-masing yang bisa masuk ke lokasi debat publik, pengamanan dan sebagainya yang melibatkan pihak TNI dan Polri.
Senada disampaikan Kapolres Lahat yang diwakili oleh Kabag Ops Kompol Yossy A mengatakan, untuk pengamanan, pihaknya bekerja sama dengan pihak TNI. “Rencananya sebelum acara dimulai, mereka akan melaksanakan Istiqosah pagi hari di lapangan Seganti Setungguan,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu masyarakat Lahat, Herman berkeinginan Lahat meiliki pemimpin yang benar benar berjiwa kesatria dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
“Dalam debat publik Paslon nanti, kami akan menilai mana calon pemimpin yang mempunyai visi misi yang mulia dan dapat menjadikan Lahat kembali jaya dengan mensejahterakan masyarakatnya tanpa ada maksud jahat demi mencari keuntungan secara pribadi,” ujarnya. (idham)
