Banner Pemprov
Banner MUBA

Nekat gelar turnamen ditengah pandemi, Liga NFL Nafigo dibubarkan satgas Covid

 

LUBUKLINGGAU,BS  – 12 tim peserta turnamen Liga NFL Nafigo Futsa League U 17 2021, di Deal Futsal, Kelurahan Kaliserayu Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau Rabu (27/7/2021) kaget bukan kepalang.

Ditengah asyik bertanding, peserta dikagetkan kedatangan Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 Kota Lubuklinggau.

Turnamen terpaksa dihentikan lantaran melanggar aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level IV guna memutus mata rantai penyebaran Darurat kasus Covid-19 yang kini tengah merebak di kota tersebut.

Berdasarkan pantauan awak media dilapangan terlihat ratusan motor terparkir dan ratusan remaja dan banyak yang tidak menggunakan masker diduga peserta Liga NFL NAFIGO Futsal League U-17 2021 berkumpul di lapangan Deal Futsal.

Ketika ditemui dilapangan Andika selaku panitia penyelenggara, membenarkan adanya kegiatan sparing persahabatan yang di ikuti oleh 12 Tim.

Andika mengakui untuk kegiatan tersebut belum mendapatkan izin dari satgas penanggulangan Covid-19 Kota Lubuklinggau.

“Secara pribadi saya belum tau bahwa ada surat edaran Walikota tentang PPKM Darurat,” katanya.

Ia berkilah, dirinya hanya mendapat info dari media sosial PPKM itu hanya diberlakukan untuk hajatan saja.

“Pembatasan jalan depan masjid agung, untuk pembatasan olahraga dan lain-lain saya tidak ketahui itu,” ujar Andika.

Ketika ditanyai mengenai izin kegiatan tersebut, Andika menjelaskan bahwa pihak penyelenggara sudah berbicara dengan Bhabinkamtibmas dari kepolisian secara lisan.

“Kemarinkan kita kesini, yang punya lapangan bilang jadi gimana? Makanya kita bilang sama Pak Babin, ujar Babin silahkan tapi dibatasi dan jaga prokes. Segala pertanggung jawaban dikembalikan ke kita, untuk satgas Covid-19 saya tidak mengetahui,” terang Andika.

Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe ketika dikonfirmasi melalui aplikasi WhatSapp, sangat menyayangi perihal tersebut.

“Mereka itu orang-orang yang tidak punya keprihatinan saat ini banyak dulur-dulur kita yanh sedang terpapar dirumah sakit malah banyak juga yang harus di rumah saja, karena rumah sakit penuh, selain penuhnya rumah sakit saat ini kita sedang kekurangan oksigen, coba kalau hal tersebut terjadi di keluarga mereka, miris rasanya. Yang meninggal dunia juga setiap hari ada, bukan saja yang sudah tua-tua tapi yanh masih usia muda juga banyak yang telah meninggal dunia,” kata Walikota Lubuklinggau.

Wako juga menerangkan bahwasannya, itu sudah ada aturannya berkaitan dengan sanksi saat PPKM, harapannya ditindaklanjuti saja secara hukum biar ada efek jera.

Setelah mengetahui hal tersebut, Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono langsung memerintahkan anggota kepolisian untuk segera membubarkan kegiatan tersebut.

Kapolres Lububuklinggau AKBP Nuryono melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Sudarno, menyampaikan, pihaknya telah membubarkan kegiatan tersebut.

“Panitia serta pemilik tempat sudah kami dimintai keterangan, berdasarkan penyidikan sudah kami jatuhkan sanksi terhadap pelanggar tersebut dengan melakukan penyitaan alat-alat olahraga, dan membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulangi lagi kejadian tersebut,” papar Kapolsek.(key)