SMA Unggulan percepat PPDB, SMA 6 terima 350 Siswa

 

PALEMBANG,BS –  Sekolah Menangah Atas (SMA) Unggulan di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mempercepat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022 – 2023, salah satunya SMA Negeri 6 Palembang yang telah membuka PPDB.

Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Palembang Fir Azwar, S.Pd, M.M melalui Wakil Kesiswaan Elvi Martalinda, M.Pd. menjelaskan, SMAN 6 Palembang menyelenggarakan kegiatan penerimaan siswa baru serentak bersama dengan 4  SMA lainnya yaitu SMA 1, SMA 17 plus , SMA 3 dan SMA Sumsel.

“Berdasarkan keunggulan masing-masing sekolah. Jadi kami SMA 6 dan SMA 3 itu sama ada jalur PMPA Prestasi zonasi apermasi dan mutasi,” kata nya Senin(20/2/23).

Untuk SMA Negeri 6 sendiri, katanya tahun ini akan menerima 350 siswa baru.

“Kuota untuk tahun 2023  ini sebanyak 350 siswa 10 ruangan kelas berarti 1 ruang kelas   masing masing sebanyak 35 siswa,” ungkapnya.

Nah,  sekarang kata Elvi mengungkapkan, untuk jadwal sekarang digunakan penerimaan melalui  jalur PMPA, Zonasi,  Aparmasi  dan mutasi dan masing masing jalur itu punya ciri  khas masing masing.

“Kalau PMPA ini adalah untuk SMP yang kita undang jadi berdasarkan undangan untuk prestasi akademik kita batasi nilainya rata rata 90  dan kita serahkan ke SMP itu sendiri untuk mengirim siswanya ke ke SMA 6 untuk non akademik seperti Tahfiz Da’i Qori Qoriah berpidato bahasa arab,” ungkapnya.

Dijelaskan Elvi, Jalur zonasi pihaknya mengakomodir masyarakat yang ada di sekitar sekolah  dan KK nya  menggunakan aplikasi yang sudah ada sama seperti  SMA Negeri  3.

“Jalur apermasi untuk yang  kurang mampu jadi kita akomodir dan tentu ada syaratnya bisa kita lihat dari kartu KIP dan PKH. Jalur mutasi kita mengakomodir orang tuanya yang pindah tugas dan  kita lihat dari SK tugas orang tuanya lalu Jalur tes mandiri untuk semua atau umum tetapi di batasi dengan nilai dan nanti kita lihat dia harus masuk syarat untuk bisa ikut tes dengan nilai rata rata 86,” jelas Elvi.

Adapun persentase untuk setiap jalur PMPA 10%, Zonasi 10%, Apermasi 5%, Mutasi 5%, sisanya untuk tes mandiri.

“Kami berharap anak anak tetap semangat memang seleksinya cukup ketat karena kita ini keterbatasan daya tampung, kalau peminatnya kami ingin yang terbaik jadi untuk anak anak jangan putus asa karena sekolah dimana saja itu bagus,” imbaunya.(win)