Meresahkan! Maling di Jakabaring Palembang Satroni 5 Rumah Warga dalam Semalam

Laporan: Kiki

 

KOTA PALEMBANG, BS — Pelaku pencurian garong kembali meresahkan warga Jalan Gub H Bastari Lorong Serumpun Kampung Sawah RT 11/3 Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Jakabaring, Palembang, tak tanggung tanggung sekali beraksi pelaku masuk ke dalam 5 rumah warga.

 

Setelah membobol dinding rumah dari calsiboart dan jendela, melihat Handphone terkapar didalam rumah dan penghuni sedang tertidur lelap, pelaku pun berhasil melakukan aksinya dengan cara mengendap endap mengambil HP korban yang sedang dicas.

 

Tak terima rumahnya sudah disatroni maling, mewakili korban yakni Rahmadi Sudarso (33), melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Palembang, pads Selasa (21/07/2026), dan berharap atas laporannya pelaku dapat ditangkap.

 

Dihadapan petugas korban menuturkan peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/07/2026), sekitar Pukul 04.00 WIB. “Ada lima korban pak rumahnya yang disatroni maling. Namun, 2 korban rumahnya hanya dimasukin maling saja. Pelaku tidak bisa mengambil apa – apa, ” ucapnya kepada petugas.

 

Lanjutnya, korban menceritakan peristiwa dirumahnya terjadi saat itu ia sedang tertidur lelap di TKP, lalu Hp diletakkan didekatnya. “Sedang tidur pak. HP saya letakkan didekat saya,” ucapnya.

 

Ketika korban terbangun melihat Hpnya sudah tidak ada lagi dan melihat dinding rumahnya dari calsiboart sudah dijebol. “Saya terbangun pak, panik mencari HP sudah tidak ada lagi. Lalu melihat Dinding rumah dari Calsiboart sudah hancur dijebol pelaku,” katanya sambil mengatakan akibat peristiwa ini korban harus kehilangan 1 unit HP realme C21Y.

 

Ditempat yang sama Usur, korban lainnya mengaku HPnya merek VIvo raib di rumah setelah mendengar ada warga yang berteriak maling. “Sedang tidur juga pak. Lalu saya mendengar ada warga yang berteriak maling. Kemudian saya keluar rumah, nah ketika saya ke dalam rumah kembali HP saya juga sudah hilang,” katanya.

 

Usur juga membeberkan pelaku diduga masuk ke dalam rumahnya melalui pintu belakang. “Pelaku diduga masuk di pintu belakang pak. Karena sudah terbuka,” ucapnya.

 

Sementara, Pamapta Piket SpKT Polrestabes Palembang, Ipda Adityan Ammar Saputra membenarkan adanya laporan korban terkait aksi pencurian dengan pemberatan. “Laporan korban sudah kami terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim Unit Pidum untuk melakukan penyelidikan,” tutupnya.