Cetak ASN Berintegritas, Pemkot Pagar Alam Gembleng 670 PPPK lewat Orientasi Maraton

Laporan : Delta Handoko

 

KOTA PAGAR ALAM, BS — Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tancap gas membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dilingkungan Pemkot Pagar Alam

 

Sebanyak 670 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkot Pagar Alam resmi digembleng dalam kegiatan Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika, yang dibuka langsung oleh Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah di Gedung Serbaguna SD N 74 Gunung Gare, pada Senin (19/10/2026).

 

Informasi dilapangan, Orientasi ini akan berlangsung maraton dalam 9 gelombang, mulai 19 Oktober hingga 21 Desember 2026, Bahkan para peserta akan dibekali materi super lengkap oleh pejabat Pemkot Pagar Alam, unsur TNI, hingga tim profesional outdoor lokal yang telah tersertifikasi. Tujuannya satu, mencetak ASN yang tidak hanya pintar, tapi juga berintegritas.

 

Ludi Oliansyah menegaskan bahwa orientasi ini bukan sekadar formalitas dan seremonial semata.

 

“Saya cuma menekankan orientasi itu adalah menempah integritas diri, menempah kedisiplinan. Nah ini wujud cinta kita terhadap negeri terkhusus Kota Pagar Alam, karena dari kedisiplinan itu cerminan loyalitas, integritas dan kejujuran semua akan terangkum di dalam satu wadah,” tegasnya.

 

Wako Ludi berharap, 670 PPPK ini menjadi motor penggerak birokrasi yang handal dan solid untuk kemajuan Pagar Alam.

 

“Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan orientasi ini dengan sebaik-baiknya untuk memahami nilai-nilai Core Values BerAKHLAK dan etika kerja di Lingkungan Pemkot Pagar Alam,” pesannya.

 

Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Kota Pagar Alam Rizki Kurnia Jaya menjelaskan teknis pelaksanaan orientasi yang spektakuler ini.

 

“Benar, tahun ini kami orientasi 670 PPPK yang terbagi menjadi 9 gelombang. Kami sengaja libatkan pemateri dari internal Pemkot, TNI untuk pembinaan fisik, mental dan wawasan kebangsaan, serta tim outdoor profesional bersertifikat untuk membangun kekompakan, leadership, dan ketahanan mental,” jelasnya.

 

Menurutnya, orientasi ini wajib diikuti sebagai bekal utama sebelum para PPPK terjun total melayani masyarakat.

 

“Harapannya setelah orientasi ini, mereka tidak hanya paham tupoksi, tapi benar-benar paham nilai BerAKHLAK, etika birokrasi, dan siap menjadi ASN yang disiplin, profesional, dan loyal kepada daerah,” tutupnya.