Camat Rawas Ulu Teteskan Air Mata, Sambangi Tiga Anak Terlantar

MURATARA,BS – Camat Ulu Rawas dan Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menyambangi kediaman tiga anak terlantar di RT 03 Kelurahan Muara Kulam,  Kamis (08/11/2018).

Aksi sambang ini wujud kepedulian aparatur kecamatan para anak terlantar.

Ketiga anak terlantar tersebut yakni Muhammad (13), Irama (15) dan Hari Abidin (12). Ketiganya selalu ditinggal orang tuanya Said dan Musnawati. Sehingga, untuk hidup ketiganya selalu mengandalkan belas kasihan dari warga setempat.

Camat Ulu Rawas, Mukhtaredi mengatakan dirinya terteguh dan meneteskan air mata ketika berbincang dengan mereka. Dimana, mereka (ketiga anak terlantar) tersebut seharusnya mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua. Namun, mereka harus bekerja keras demi hidup dan mencari makan sendiri demi mempertahankan hidup sehari-hari.

“Usia mereka harusnya mendapatkan kasih sayang dan hak dasar seperti kehidupan yang semestinya. Bahkan, mengenyam pendidikan, namun kenyataannya mereka harus mencari makan sendiri,”tegas Camat Ulu Rawas, Mukhtaredi.

Menurutnya, demi mempertahankan hidup dan tidak mengandalkan belas kasihan dari warga lainnya. Mereka bertiga sering ke kebun dan masuk dalam hutan mengambil makanan. Ketika musim durian dan musim buah lainnya menjadi andalan mereka untuk dapat mengisi perut. Mirisnya, mereka kadang mengeluhkan sakit perut karena asupan makanan yang tidak teratur untuk anak seusia mereka. Sehingga, mereka datang ke bidan untuk mendapatkan pengobatan.

“Kami (Kecamatan) mendapatkan informasi langsung menyambangi ketiganya. Kita prihatin dan memiliki keharusan untuk menyelamatkan mereka. Karena, mereka generasi penerus bangsa dan berhak mendapatkan penghidupan yang layak seusia mereka,” jelas dia.

Dia menjelaskan, walaupun mereka anak terlantar tetapi mereka tidak melupakan agama. Mereka bertiga tidak lupa sholat, ikut mengaji dan piawai melafaskan adzan.

“Saya optimistis anak-anak ini berhasil dengan ilmu dan keimanan meski dihimpit dengan kekurangan serta kasih sayang orang tua. Dapat berhasil dan menempuh kehidupan sehari-hari. Saya harap masyarakat dapat mengulurkan bantuan untuk tumbuh kembang anak-anak ini,” katanya.

Selain itu, dirinya berpesan kepada tim Dinas Sosial Kabupaten Muratara dalam pembagian PKH kedepannya langsung untuk anak-anak terlantar tadi.

“Saya titip pesan kepada Dinas Sosial untuk program PKH agar pendampingnya yang memberikan langsung dana tersebut kepada anak-anak ini. Jangan dikasih kepada orang tuanya mengingat orang tuanya jarang ditempat. Jadi belikan kebutuhan sehari-hari anak ini tadi bantuan yang ada,” harap dia.

Sementara itu, Muhammad saat diwawancarai membenarkan kedua orang tuanya tidak pernah di rumah. Bahkan, mereka beruntung rumah yang ada ini dibangun secara gotong royong oleh warga jadi ada tempat berteduh.

“Saya juga mau pak, apabila pihak Dinas Sosial mengajak mereka tinggal dan sekolah di Pondok Pesantren Albahri dk Kecamatan Nibung. Kami, mau sekolah pak,” kata Muhammad.

Untuk diketahui berdasarkan informasi warga setempat. Adiknya Muhammad yakni Hari Abidin sudah diajak tinggal bersama di kediaman salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muratara, Muhammad Ali.(key)