Pecah di Palembang, Konser Tur HS Slank di Palembang Sukses Besar
Laporan: Yuyun
KOTA PALEMBANG, BS – Konser HS Hey Slank Berani Kita Beda Tour di Kawasan Jakabaring, Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Minggu (24/06/2026) malam pecah. Saking membludaknya penonton, penyelenggara sampai menyediakan videotron besar live konser di Plaza Jakabaring demi mengakomodir Slankers yang tak tertampung di venue.
Lebih dari 20.000 penonton hadir malam itu. Pentas di rangkaian ke-7 tur itu berjalan aman dari awal hingga akhir pertunjukkan.
“Gara-gara HS nih Slank bisa datang ke sini! Alhamdulillah! Alhamdulillah! Terimakasih udah kasih lihat, anak-anak Palembang aman, keren!” kata Kaka, vokalis Slank dari atas panggung menyapa penonton yang hadir.
Pada konser malam itu, Slank mulai manggung Pukul 20.45 WIB, Kaka hanya menyapa dengan “I Miss U Baby” yang kemudian dilanjut menggeber lagu berjudul “I Miss U but I Hate U”.
Di lagu pertama yang iramanya menghentak, puluhan ribu Slankers ikut berjingkrak. Beberapa dari mereka terlihat mengeluarkan ponsel, mengabadikan euforia pentas.
Rasanya tak berlebihan pertunjukkan malam itu jadi ajang melepas kangen. Slank kali terakhir manggung di Bumi Sriwijaya itu tahun 2019 silam.
Empat tahun silam, sebetulnya Slank juga terjadwal kembali pentas, namun batal digelar. Sebabnya, kepolisian tidak memberikan rekomendasi atau tidak memberi izin Slank manggung di lapangan dalam komplek pertokoan Palembang Trade Center, Minggu 6 November 2022 silam.
Mundur lebih jauh, konser Slank di Palembang yang dijadwalkan digelar di Lapangan Kamboja pada 8 Agustus 2018 silam juga sempat batal digelar karena alasan keamanan.
Kerinduan Slank dan Slankers malam itu di Jakabaring makin pecah ketika grup musik asal Potlot, Jakarta itu menggeber berbagai hitsnya. Lagu macam Mawar Merah, Kupu Liar, Samber Gledek, Poppies Lane Memory, Tong Kosong, Bimbim Jangan Menangis, Terlalu Manis, Ku Tak Bisa, Orkes Sakit Hati, Virus, Good Morning Papua, Lembah Baliem hingga Republik Fufufafa sukses membuat koor raksasa penonton di venue pentas.
Sejumlah bendera lengkap dengan daerah asal Slankers itu dikibarkan, dibentangkan. Terlihat mereka berasal dari sejumlah tempat, sebut saja: Musi Banyuasin, Palembang, Pendopo Pali, Muara Enim, Lubuklinggau, Prabumulih, hingga Lampung.
“HS itu Hey Sumatera!” teriak Kaka Slank yang terus mengajak Slankers berinteraksi di sela-sela lagu.
Konser malam itu, Slankers dari luar Sumatera juga datang. Salah satunya perempuan bernama Cila. “Datang dari Bandung, tiba di Palembang tadi pagi,” kata dia sesaat sebelum Slank manggung.
Bimbim di sela pertunjukkan sempat memberikan bocoran kepada Slankers, Slank akan launching album baru bertajuk Republik Fufufafa pada 5 Juni mendatang. Albumnya digital.
Drummer sekaligus pendiri Slank itu juga sempat mengajak Slankers berdoa bersama kepada Owner HS Haji Suryo yang belum pulih dari kecelakaan lalu lintas Ramadan lalu. Termasuk pula mengajak bersama mendoakan istri Haji Suryo, almarhum Anis Syarifah yang meninggal dunia pada lakalantas itu.
Pada konser itu, Slank menggeber total 16 lagu, Kamu Harus Pulang digeber sebagai penutup konser Pukul 22.00 WIB tepat. Slank tampil dengan formasi lengkap 2 gitaris; Abdee Negara dan Ridho Hafidz.
Sesaat sebelum konser, seorang personel Polri dari Polrestabes Palembang sempat membuat Slankers di lapangan bernyanyi bersama. Dia menyanyikan sepenggal lagu berjudul Terlalu Manis, hits Slank album kedua (tahun 1991 album Kampungan).
Pada konser itu, petugas yang berjaga, termasuk tim medis dari PMI juga terlihat sangat sigap memberikan pertolongan ketika ada penonton yang membutuhkan.
Terpisah, Owner HS Haji Suryo juga terus mengkampanyekan untuk menciptakan ruang konser aman dan nyaman. Khusus untuk Palembang, dia menyebut kampanye konser aman dan mitigasinya sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum pentas. Sebab, dirinya menerima beberapa informasi, Slank pernah batal konser di Palembang karena pertimbangan keamanan.
“Padahal kami percaya, masyarakat Palembang, warga Sumatera itu bisa tertib dan cinta damai. Itu jadi tantangan tersendiri bagi HS untuk bisa mewujudkan pentas,” kata dia.
Sementara itu, pada konser di Jakabaring tersebut, sejumlah line up grup musik juga tampil maksimal. Sebut saja; Tony Q Rastafara salah satu ikonik Reggae Indonesia, Superiots, Stand Here Alone (SHA), Mahalara dan lokal hero Palembang Kopral Jono. Dua band lain hasil audisi lokal; D’Aterix dan Brainfreeze juga tampil.
Saat Tony Q pentas, dia juga bersyukur bisa kembali pentas di Palembang. “Luar biasa, setelah 7 tahun (akhirnya) ke Palembang, akhirnya bisa bertemu dengan man teman Palembang. Palembang luar biasa, yo Man! Luar biasa! Kangen kita tersalurkan!” kata Tony Q sembari mengajak semuanya berterimakasih kepada HS yang bisa memfasilitasi pentas berlangsung.
Rangkaian konser HS Hey Slank: Berani Kita Beda Tour ini sebelumnya sudah digelar di 6 kota lain; Yogyakarta, Semarang, Bali, Surabaya, Lampung dan Malang. Rangkaian tur masih akan terus bergulir.
