BRI Gelar Pelatihan Jurnalistik di Palembang, Kenalkan Konsep Branding Journalism di Era Digital

Laporan: Hermansyah

 

KOTA PALEMBANG, BS — Di tengah tantangan industri media yang semakin kompleks akibat perkembangan teknologi digital, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Rakyat Indonesia menggelar pelatihan jurnalistik bagi puluhan wartawan di Kota Palembang, pada Jumat (19/06/2026).

 

Mengusung tema “Jurnalisme di Era Digital”, kegiatan tersebut menjadi wadah peningkatan kapasitas bagi insan pers agar mampu beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat sekaligus menjaga kualitas produk jurnalistik di tengah persaingan media yang semakin ketat.

 

Pelatihan yang diikuti 20 jurnalis dari berbagai media tersebut dihadiri jajaran manajemen BRI, di antaranya Corporate Communication Department Head BRI Ratna Leli Nurjanah, Regional Funding & Retail Transaction Head BRI Region 4 Palembang Defrizal, dan Regional Business Support Head BRI Region 4 Palembang, Anjar Wahyunani.

 

Dalam paparannya, Dini menegaskan bahwa kecepatan dalam menyajikan informasi tidak boleh mengesampingkan prinsip-prinsip dasar jurnalistik. Menurutnya, akurasi, keberimbangan, serta kepatuhan terhadap kode etik tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap media.

 

“Di tengah derasnya arus informasi digital, jurnalisme yang berimbang dan berpegang pada kode etik merupakan benteng utama untuk mempertahankan kredibilitas media,” ujarnya.

 

Selain membahas tantangan jurnalisme digital, peserta juga diperkenalkan dengan konsep Branding Journalism, sebuah pendekatan yang menggabungkan kemampuan jurnalistik dan teknik storytelling dengan kebutuhan komunikasi institusi maupun korporasi.

 

Konsep tersebut dinilai dapat membuka peluang baru bagi perusahaan pers dalam menciptakan sumber pendapatan alternatif tanpa meninggalkan independensi dan profesionalisme jurnalistik.

 

Menurut Dini, Branding Journalism dapat menjadi salah satu strategi media untuk tetap bertahan dan berkembang di tengah perubahan model bisnis industri pers yang terus bergerak dinamis.

 

Kegiatan yang dihadiri jajaran manajemen BRI Region 4 Palembang tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta. Mereka menilai materi yang diberikan relevan dengan kondisi industri media saat ini dan dapat menjadi bekal dalam menghadapi tantangan ke depan.

 

Salah satu peserta, Pei, mengaku memperoleh wawasan baru mengenai perkembangan dunia jurnalistik dan peluang yang dapat dimanfaatkan oleh media lokal.

 

“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat. Kami mendapat perspektif baru mengenai branding journalism sehingga dapat tetap menjaga independensi sekaligus beradaptasi dengan kebutuhan industri media yang terus berkembang,” katanya.

 

Melalui pelatihan ini, BRI berharap insan pers daerah semakin siap menghadapi transformasi digital dan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, kredibel, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.