Satlantas Polres Musi Rawas Bangun Toilet Bagi Kaum Duafa

 

MURA, BS – Personil Satlantas Polres Musi Rawas (Mura) bersama Bhabinkamtibmas Polsek Muara Beliti melakukan bakti sosial (Baksos) membangun fasilitas mandi cuci kakus (MCK)/ toilet bagi kaum Duafa di Desa Suro Kecamatan Muara Beliti. Selasa (06/08/2019).

Baksos merupakan wujud kepedulian personil Satlantas Polres Mura terhadap kaum duafa. Dan mendukung program hidup sehat bagi masyarakat khususnya masyarakat tidak mampu yang digaungkan pemerintah pusat dan Pemkab Mura.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mura, AKBP Suhendro, SIK melalui Kasat Lantas, AKP Dani Prasetya, SIK, MM didampingi Kanit Regident, Iptu Sugito S.Sos mengatakan baksos fasilitas toilet bagi kaum Duafa merupakan secara inisiatif yang dilakukan personil Satlantas atas nama Polres Mura. Bantuan tersebut diterima langsung tiga orang kaum Duafa warga desa Suro yang memanf belum memiliki fasilitas toilet memadai.

“Kita berharap fasilitas toilet yang diberikan dapat digunakan sebaik-baiknya. Bagi kaum Duafa yang menerimanya,”jelas Kasat Lantas, AKP Dani Prasetya, SIK, MM diruang kerjanya. Selasa (06/08/2019).

Menurutnya, kegiatan baksos yang dilakukan senantiasa rutin dilakukan. Dengan menyalurkan bantuan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat khususnya bagi masyarakat tidak mampu. Seperti, bantuan toilet bagi kaum Duafa.

“Alhamdulillah, bantuan tersebut benar-benar bermanfaat bagi kaum Duafa. Antusias terlihat sangat jelas saat mereka menerima bantuan tersebut,”katanya.

Dia menambahkan saat baksos juga diberikan sosialisasi kepada masyarakat sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) polisi melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.

Pesan khusus yang disampaikan kepada masyarakat untuk menjadikan budaya selamat dalam menggunakan kendaraan di jalan raya dengan melengkapi pelindung diri sesuai aturan yang telah ditentukan seperti helm standar nasional Indonesia (SNI) dan safety belt.

“Pesan-pesan keselamatan berlalu lintas disampaikan langsung kepada petugas aparatur desa dan warga saat baksos dilakukan. Agar masyarakat menjadikan budaya dalam kehidupan sehari-hari keselamatan di jalan raya,”pungkasnya.(key)