Hadiri Deklarasi Barisan Perempuan AMIN, Cak Imin berikan janji kesejahteraan kaum Hawa

 

PALEMBANG,BS – Bakal Calon (Balon) Wakil Preden Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memghadiri langsung Deklarasi dan konsolidasi Barisan Perempuan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN) .

Kegiatan yang dipusatkan di gedung Atyasa Jalan Way Hitam Palemvang,  Jumat (6/10/2023) itu, Cak Imin memverikan banyak janji untuk mensejahterahkan kaum Hawa bila nanti menang di Pilpres 2024 mendatang.

.“Adapun isu yang menjadi prioritas seperti pemberdayaan perempuan, kesejahteraan, kesehatan, dan ketahanan ibu rumah tangga sebagai penyangga ekonomi keluarga,” ungkap Cak Imin.

Cak Imin mengungkapkan perempuan mempunyai peranam penting untuk menentukan pembangunan nasional kelak.

“Barisan Perempuan AMIN merupakan sebuah langkah kreatif dan agresif dan saya menyambut baik adanya yang akan turut memenangkan kami di Pilpres 2024 mendatang,” katanya.

Namun begitu lanjutnya, Bukan sekedar meraih target pemenangan saja. Akan tetapi harus juga menyampaikan visi-misi AMIN kepada masyarakat demi Indonesia lebih berjaya adil, makmur, dan sejahtera.

“Peran dan gerakan perempuan Indonesia merupakan bagian utama dari membangun bangsa. Kami yakin perempuan berdaya akan menghasilkan bangsa Indonesia yang berjaya,” ujarnya.

Sementara itu, Konsolidasi Barisan Sedulur Irma (BSI) Dr. Irma Muthoharoh, S.Pd.I, M.Pd mengatakan, deklarasi dan konsolidasi BSI merupakan gerakan perempuan yang sama-sama berkomitmen untuk memenangkan Cak Imin.

“Kami percaya dan meyakini pasangan AMIN mampu menyelesaikan persoalan-persoalan perempuan. Apalagi sekarang kasus tindak kekerasan terhadap perempuan cukup tinggi,” ungkap Irma.

Sehingga nantinya tidak hanya sebatas untuk mensukseskan pasangan AMIN saja, tapi nanti bersama-sama perempuan yang tergabung sebagai garda depan untuk bisa mendorong pasangan AMIN untuk menang.

“Perempuan itu harus memiliki colegh quality dan harus punya kepemimpinan,” katanya.

Sementara untuk persoalan kedua yaitu sarana air bersih dan infrastruktur, Irma pun mengatakan bahwa saat ini ia tinggal di daerah perairan yang mana jika ada seorang Ibu akan melahirkan, harus naik speedboat untuk bisa ke kota Palembang.

“Naik speedboat untuk ibu hamil itu sangat rentan sekali. Apalagi di pembukaan tiga,” ujarnya.

Akses infrastruktur yang jelek menjadi salah satu penyebab angka kematian seorang Ibu yang akan melahirkan sangat tinggi. Begitu juga untuk fasilitas kesehatan (Faskes) juga sangat jelek yang juga membuat angka kematian ibu melahirkan sangat tinggi.

“Maka dari itu harus melalui kebijakan terutama di komisi lima nanti infrastruktur kemudian perhubungan harus disupport terutama untuk daerah-daerah yang terpencil,” katanya.

Pihaknya mempunyai targetnya menjadi satu keluarga yang besar dan bagaimana bisa sukses bersama untuk memenangkan dirinya untuk menjadi anggota DPR RI. Deklarasi ini menjadi satu kekuatan untuk sahabat semua yang tergabung dalam Sumsel satu dari 17 Kabupaten kota yang ada di Sumsel.

“Kita menjadi satu keluarga, dan nanti akan ada koperasi bersama, yang mana koperasi banyak sekali keunggulannya, seperti meningkatkan perekonomian para sahabat,” jelasnya.

Ketika ditanya target suara ia pun mengatakan, jika merata di kota Palembang saja, untuk satu TPS itu meraih minimal 20 suara maka ia optimis meraih kemenangan. (Snd)