Sudah Derita Lima Luka Bacok di Kepala, Sepeda Listrik Hendri Raib Dibawa Kabur

Laporan: Kiki

 

KOTA PALEMBANG, BS — Tidak terima anaknya yakni Hendri Yadi (16) sudah menjadi korban pembacokan saat ada tawuran, dan mirisnya lagi sepeda listriknya hilang dibawa kabur seseorang saat mengantarnya ke rumah sakit RS Bari Palembang .

 

Membuat orang tua Aang (41), warga jalan Faqih Usman Lorong Karya Kecamatan SU I, Palembang melaporkan peristiwa anaknya ke Polrestabes Palembang, pada Minggu (23/11/2025), dan berharap pelaku bisa ditangkap.

 

Dihadapan petugas piket pengaduan Aang menuturkan, peristiwa tersebut dialami anaknya terjadi pada Jumat (21/11/2025), sekitar Pukul 16.00 WIB, saat anaknya berada di jalan Mojopahit, tepatnya di Taman Bangsal, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I, Kota Palembang.

 

Peristiwa ini diketahui Aang berawal saat korban (anak-red) hendak pulang ke rumah dengan mengalami luka bacok di kepala. “Untuk persis saya tidak tahu pak. Saat itu anak saya hendak pulang ke rumah pak dengan posisi luka bacok di kepala. Saat itu langsung saat bawa ke RS Bari Palembang, katanya.

 

Berita Terkait

Dari keterangan anaknya usai berobat di RS Bari, Lanjut Aang, korban sebelum melihat di TKP (tempat kejadian perkara), diduga ada tawuran, korban dihadang oleh 4 orang pelaku yang tidak dikenal.

 

“Anak saya ini dihadang pak. Diduga di lokasi itu ada tawuran. Saat itu langsung diserang mengunakan celurit panjang,” katanya.

 

Akibat peristiwa inilah Hendri mengalami luka bacok di kepala. Beruntung saat itu ditolong warga di lokasi kejadian. Namun saat itu ada 1 orang warga yang sempat mengantar korban ke rumah sakit. Setelah sampai rumah sakit korban ditinggal dan sepeda listrik korban dibawa kabur.

 

“Ada warga yang menolong, saat itu juga ada warga yang sempat mengantar anak saya ke rumah sakit. Namun orang itu melarikan sepeda listrik anak saya, oleh itulah saya melapor kesini,” ungkap Aang, sambil mengatakan akibat peristiwa ini anaknya mengalami luka bacok di kepala sebanyak 5 jahitan dan harus kehilangan sepeda listriknya.

 

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Erwinsyah didampingi Pamapta Ipda Ammar membenarkan adanya laporan orang tua korban terkait laporan UU perlindungan anak.

 

“Laporannya sudah kami terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyidikan dan menangkap pelaku, ” tutupnya