Dari Pekarangan ke Penghasilan, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga

PALEMBANG, BS – Upaya memperkuat ketahanan pangan tidak hanya soal ketersediaan bahan pangan, tetapi juga bagaimana keluarga mampu mandiri dan produktif dari lingkungan terdekatnya. Melalui pemanfaatan lahan pekarangan, masyarakat kini didorong untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, tetapi juga menciptakan sumber penghasilan tambahan.

 

Sejalan dengan Program Gerakan Sumatera Selatan Mandiri Pangan (GSMP) yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan sekaligus ekonomi keluarga.

 

Implementasi program ini terlihat pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Mulia Sejahtera Bersama di RW 2 Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Di bawah pendampingan Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Mahmud Badaruddin II, kelompok ini berhasil meraih Juara 1 kategori KWT pada ajang GSMP Menyala 2025 tingkat provinsi.

 

Di balik keberhasilan tersebut, terdapat sosok Susiana (68) yang aktif menggerakkan anggota kelompok untuk memanfaatkan lahan pekarangan. Beragam tanaman hortikultura dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari, sekaligus dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi melalui UMKM Sugihwaras Sejahtera (UMKM Sutra).

 

Sejak 2022, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel secara konsisten memberikan pendampingan, mulai dari pengembangan produk olahan berbasis bahan lokal seperti bunga telang, hingga dukungan sarana pertanian. Pendampingan ini tidak hanya memperkuat ketersediaan pangan di tingkat keluarga, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

 

Kini, hasil dari pemanfaatan pekarangan tersebut mampu memberikan tambahan pendapatan sekitar Rp5 juta per bulan bagi kelompok. Lebih dari itu, kegiatan ini juga membantu meringankan pengeluaran rumah tangga, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif.

 

“Alhamdulillah, dari pekarangan rumah kami bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menambah penghasilan. Kegiatan ini sangat membantu, terutama bagi ibu-ibu dan lansia,” ujar Susiana.

 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi keluarga.

 

“Ketahanan pangan dimulai dari keluarga. Melalui pemanfaatan lahan pekarangan, kami ingin membantu masyarakat tidak hanya lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan,” ujar Rusminto.

 

Program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya Tujuan 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim).