Kapolda Sumsel Usai Jumat Keliling, Penanganan Narkoba Lorong Manggar Harus Berkelanjutan
Laporan: Uci
KOTA PALEMBANG, BS — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Rony Samtana mengajak masyarakat terlibat aktif dalam pemberantasan peredaran narkoba, khususnya di kawasan Lorong Manggar, Palembang. Upaya tersebut tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah, alim ulama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.
Ajakan itu disampaikan Kapolda usai melaksanakan Sholat Jumat Keliling di Masjid Lawang Kidul Boom Baru, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, pada Jumat (30/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan komitmen Polda Sumsel untuk melakukan penanganan narkoba secara terpadu dan berkelanjutan.
Menurut Rony, pemberantasan narkoba di Lorong Manggar membutuhkan pendekatan berbeda. Sebab, kawasan tersebut sudah bertahun-tahun menjadi pekerjaan rumah bagi aparat kepolisian. Penindakan yang dilakukan selama ini dinilai belum cukup untuk menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan penegakan hukum, aktivitas peredaran narkoba biasanya berhenti sementara. Namun, sekitar dua bulan kemudian, aktivitas serupa kembali muncul.
Karena itu, Polda Sumsel menyiapkan langkah lanjutan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Penataan lingkungan menjadi salah satu upaya yang akan dilakukan agar kawasan tersebut tidak lagi menjadi tempat yang mendukung aktivitas peredaran narkoba.
“Ini sudah bertahun-tahun menjadi pekerjaan rumah kita. Selama ini kita lakukan penindakan, kemudian berhenti sekitar dua bulan, setelah itu muncul lagi. Makanya, kita harus melakukan penanganan secara berkelanjutan,” ujar Rony.
Kapolda mengatakan, program tersebut akan dikoordinasikan bersama Pemkot Palembang, alim ulama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda. Salah satu fokusnya adalah mengubah kondisi Lorong Manggar yang sebelumnya gelap menjadi lebih terang dan tertata.
“Kami akan bergandengan tangan dengan pemerintah kota, alim ulama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Bagaimana kawasan yang tadinya gelap kami ubah menjadi terang, sehingga tidak lagi menjadi tempat yang nyaman untuk melakukan transaksi narkoba,” tegasnya.
Ia menambahkan, penataan kawasan juga bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih manusiawi dan layak huni. Kapolda menyebut rencana tersebut telah dikoordinasikan dengan Wali Kota Palembang dan mendapat persetujuan.
Rony juga mengingatkan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda, bangsa, dan negara. Untuk itu, masyarakat diminta tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut berperan dalam mencegah dan memberikan informasi terkait peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.
“Kami mengharapkan dukungan masyarakat. Pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian. Perlu keterlibatan seluruh elemen agar upaya ini bisa berjalan secara maksimal,” katanya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, kegiatan Sholat Jumat Keliling merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian membangun komunikasi sekaligus mempererat hubungan dengan warga.
“Kegiatan Sholat Jumat Keliling Bapak Kapolda Sumsel di Masjid Lawang Kidul Boom Baru ini adalah wujud nyata komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga membangun kedekatan secara humanis dan spiritual,” jelas Nandang.
Terkait penanganan Lorong Manggar, Nandang menegaskan Polda Sumsel akan mengedepankan kolaborasi dengan seluruh unsur masyarakat. Polda Sumsel juga meminta dukungan warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar terbebas dari peredaran narkoba.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dirbinmas Polda Sumsel Kombes Pol. Hari Purnomo, Dirreskrimsus, Kabid Dokkes, Kapolsek Ilir Timur II, pengurus masjid, serta masyarakat sekitar Masjid Lawang Kidul Boom Baru.
Melalui program Jumat Keliling, Polda Sumsel berharap komunikasi dengan masyarakat semakin terbuka. Selain menyerap aspirasi warga, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kepedulian bersama dalam menjaga keamanan dan memberantas peredaran narkoba di Palembang.
