MURA,BS – KOPI Indonesia bercitra rasa tinggi sudah terkenal di dunia. Berbagai jenis kopi muncul dari berbagai Provinsi di Indonesia.
Seperti di Provinsi Sumatera Selatan terdapat berbagai kopi yang terkenal seperti Kopi Semendo, Kopi Pagaralam, dan Kopi Selangit.
Kopi Selangit dari Kabupaten Musi Rawas (Mura) memang belum banyak dikenal masyarakat. Namun, seiring waktu dan kemajuan pengolahan biji kopi yang dilakukan akhirnya Kopi Selangit dikenal dan dinikmati para pencinta kopi.
Tekad memperkenalkan Kopi Selangit dan meningkatkan ekonomi para petani kopi. Menjadi semangat pemuda pemudi Kelurahan Selangit membentuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bernama Uma Inovasi Selangit.
“Kita dirikan UKM Uma Inovasi Selangit (UIS) agar para petani Kopi Selangit mampu menghasilkan Kopi Selangit yang bermutu dan bernilai ekonomi tinggi baik untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk dijual kembali. Tidak lagi menjual biji kopi utuh (beras kopi) seperti yang selama ini dilakukan memenuhi kebutuhan sehari-hari,”tegas Yanuar pendiri Uma Inovasi Selangit. Minggu (4/8/2019).
Dijelaskannya, para pemuda di UIS secara bertahap belajar mengenai Kopi Selangit. Yang diperoleh dari orang tua dan sekaligus petani kopi di lokasi pemukiman masing-masing.
Mulai dari pemilihan biji kopi yang bagus untuk diolah menjadi bubuk kopi. Proses penjemuran, penumbukan, sangrai dan penyaringan bubuk kopi. Semua dilakukan secara tradisional seperti petani Kopi Selangit lainnya di UIS.
Berkat kegigihan, ketekunan dan kesabaran yang dilakukan akhirnya para pemuda UIS mampu menghasilkan produk bubuk Kopi Selangit yang berkualitas tinggi mulai dari Kopi Luwak Liar, Espresso Selangit, Cappucino dan kopi lainnya. Dengan kreativitas lainnya diciptakan pewangi mobil dari Kopi Selangit dan gelang biji Kopi Selangit.
Kreativitas dan kemajuan pengolahan Kopi Selangit yang diproduksi pemuda di UIS belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Karena, pengolahan Kopi Selangit masih secara tradisional. Akhirnya produksi yang dihasilkan dalam jumlah terbatas.
Potensi pemuda di UIS untuk memajukan Kopi Selangit disambut baik PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field membentuk mitra binaan UKM melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR).
Para pemuda mendapatkan pembinaan, pelatihan dan pembelajaran meningkatkan produksi Kopi Selangit. Dari cara tradisional menjadi modern dengan menggunakan teknologi.
Sejumlah peralatan produksi mulai digulirkan PT PEP Asset 2 Pendopo Field seperti mesin pengoreng kopi (Roasting).
“Dengan pembinaan dari PT PEP Asset 2 Pendopo Field akhirnya tekad dan semangat memajukan Kopi Selangit menjadi besar dengan membuka Cafe 11:11 Eleven Cafe di Kota Lubuklinggau. Apresiasi juga diberikan Bupati Mura, H Hendra Gunawan dan organisasi perangkay daerah (OPD) terkait untuk membuka cafe Kopi Selangit di sekitar Mesjid Agung As-Salam Kota Lubuklinggau,”katanya.
Sementara itu, Legal & Relation Assistant Manager PT PEP Asset 2 Pendopo Field, R Ferry Prasetyo Wibowo didampingi CSR Staff, Yogi Banavinto menjelaskan program CSR yang digulirkan merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitarnya. Baik bina lingkungan dan program kemitraan.
“Kita mendengar dan merasakan ada hasil perkebunan dari Kabupaten Mura yakni Kopi Selangit. Setelah dilakukan penelusuran dijumpai para pemuda dari Kelurahan Selangit Kecamatan Selangit yang mendirikan usaha kecil dan menegah (UKM) Uma Inovasi Selangit. Yang bertujuan memperkenalkan Kopi Selangit tidak hanya di Kabupaten Mura, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara melainkan tingkat provinsi Sumsel, nasional dan internasional,”ujar Legal & Relation Assistant Manager PT PEP Asset 2 Pendopo Field, R Ferry Prasetyo Wibowo.
Keinginan besar para pemuda dan pemerintah kecamatan Selangit inilah kata Ferry, akhirnya UIS dijadikan salah satu mitra binaan Asset 2 Pendopo Field. Berbagai pembinaan dilakukan berkesinambungan dan penyaluran peralatan pengolahan biji kopi dilakukan untuk mendukung peningkatan produktivitas Kopi Selangit.
“Dengan produksi yang besar nantinya mampu memenuhi kebutuhan pasar akan Kopi Selangit. Sehingga, masyarakat dengan mudah mendapatkan, menikmati dan menjadikan Kopi Selangit sebagai produk cinderamata. Dimana, siapapun mereka datang ke Kabupaten Mura telah menikmati dan membawa oleh-oleh Kopi Selangit,”ungkapnya.
Sedangkan, Camat Selangit, Hj Rusana Mulawati mengaku untuk pembinaan petani Kopi Selangit telah dilakukan Pemkab Mura melalui OPD terkait secara berkesinambungan.
Ada tiga UKM yang mendapatkan pembinaan dan Uma Inovasi Selangit para pemuda merupakan UKM pertama yang langsung menjadi mitra binaan BUMN PT PEP Asset 2 Pendopo Field.
“Kita bangga Pertamina Asset 2 Pendopo Field menjadikan UIS salah satu mitra binaannya. Harapan kita produksi Kopi Selangit terus meningkat dan petani kopi tidak lagi menjual biji kopi seperti selama ini. Petani lebih cerdas dan menghasilkan biji Kopi Selangit yang bernilai ekonomi tinggi baik untuk konsumsi sendiri maupun untuk dijual kembali,”kata Rusana Mulawati.
Dia menambahkan kemitraan di UIS yang dilakukan Pertamina Asset 2 Pendopo Field lebih memperkenalkan cita rasa Kopi Selangit. Tidak hanya dikalangan domestik melainkan taraf internasional. (key)
