Minimalisir Laka Dan Macet Pagi Hari, Sebar Anggota Polantas di Dua Kabupaten

 

MUSIRAWAS,BS – Kepadatan kendaraan di pagi hari sudah menjadi hal biasa setiap hari, karena,  aktivitas sekolah dan perkantoran secara bersama. Sehingga anggota Satlantas Kepolisian Resor (Polres) Musi Rawas (Mura) disebar melakukan pengaturan di Kabupaten Mura dan Kabupaten Muratara.

Penyebaran anggota Satlantas di pagi hari (Strong Point) disejumlah titik yang disinyalir berpotensi fatalitas kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) dan kemacetan arus lalu lintas.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mura, AKBP Bayu Dewantoro SIK MM melalui Kasat Lantas, AKP Dhani Prasetya SIK MM. Menurutnya, kehadiran anggota Polantas di masyarakat saat pagi hari sangat diharapkan. Karena memberikan keamanan, ketertiban, keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas (Kamtibselcar Lantas) bagi pengguna jalan.

Sehingga, pelaksanaan tugas rutin bagi anggota Polantas tersebut dilakukan setiap pagi hari mulai pukul 06.30 WIB sampai pukul 08.00 WIB.

“Kehadiran anggota Polantas (Strong Point) tidak hanya dilakukan di pagi hari. Tetapi, saat sore hari dan di sejumlah kegiatan disinyalir terjadi kepadataan kendaraan dan masyarakat,” tegas Kasat Lantas Polres Mura, AKP Dhani Prasetya SIK MM dalam press releasenya melalui Sub Bag Ops Humas Polres Mura. Kamis (25/10/2018).

Menurutnya, sasaran Strong Point anggota Polantas di tempat-tempat seperti sekolah, pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, Pasar Muara Beliti, Bundaran Agropolitan Center Muara Beliti dan sejumlah tempat yang padat aktivitas masyarakat, sekolah dan hendak ke kantor.

“Kita berharap, kehadiran anggota Polantas sebagai wujud pelayanan di masyarakat dan memberikan rasa nyaman, aman dan tertib para pengguna jalan,” jelas dia.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada masyarakat pengguna kendaraan tidak melajukan kendaraan di pagi hari dengan cepat dan terburu-buru. Semua ingin cepat tetapi perhatikan keselamatan di jalan raya. Karena, bukan hanya diri sendiri yang menggunakan jalan raya melainkan banyak hak orang lain juga.

“Kita juga imbau kepada kendaraan roda dua. Untuk selalu mematuhi aturan berlalu lintas. Gunakan helm sesuai standar yang ditentukan. Khususnya, para orang tua memberikan penyadaran kepada anak mereka yang menggunakan kendaraan untuk tidak ugal-ugalan di jalan raya khususnya di pagi hari,” ujarnya.

Dia menambahkan peran orang tua penting. Jangan sampai menyesal di kemudian hari. Karena rasa sayang dan cinta kepada anaknya memberikan kendaraan roda dua tanpa memperhatikan kondisi anak-anak ketika di luar rumah. Mari, bersama-sama kita ciptakan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di Kabupaten Mura dan Kabupaten Muratara.(key)