Dukung ZI WBK, Satpas SIM Polres Mura Siapkan Ruang Bermain Anak

MUSIRAWAS,BS – Satuan penyelenggara administrasi (Satpas) surat izin mengemudi (SIM) Satlantas Kepolisian Resor Musi Rawas (Polres Mura) melengkapi fasilitas layanan publik bagi masyarakat pemohon SIM.

Hal itu, sesuai komitmen terhadap pencegahan korupsi mendukung pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)

Kepala Kepolisian Resor Musi Rawas (Kapolres Mura), AKBP Suhendro, SIK melalui Kasat Lantas, AKP Dani Prasetya, SIK, MM mengatakan Satlantas Polres Mura sesuai arahan Kapolri mendukung program pemerintah pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

“Kita (Polres Mura) khususnya Satpas SIM Satlantas merupakan polres di jajaran Polda Sumsel siap mendukung program ZI-WBK dan siap mengikuti penilaian kepatutan pelayanan publik yang dilakukan,”jelas Kasat Lantas, AKP Dani Prasetya, SIK, MM diruang kerjanya. Selasa (30/07/2017).

Menurutnya, sesuai Peraturan Kapolri (Perkap) no 5 tahun 2015 tentang klasifikasi layanan publik Satpas. Secara bertahap dilengkapi seperti ruang laktasi (ibu menyusui), penyandang disabilitas, ruang bermain anak, ruang membaca dan lainnya.

Selain itu, dengan majunya teknologi informatika saat ini, diruang Satpas SIM juga dilengkapi fasilitas digital penilaian kepuasan yang dilakukan pemohon SIM di mesin yang telah disiapkan.

“Setelah mendapatkan SIM. Para pemohon SIM dapat memberikan penilaian langsung terhadap pelayanan yang dilakukan petugas Satpas SIM. Kertas penilaian pelayanan SIM tersebut langsung tercetak secara otomatis dan diserahkan ke petugas yang ada,”ujar dia.

Dia menjelaskan dukungan ZI-WBK juga diterapkan Satlintelkam Polres Mura. Sejumlah fasilitas layanan publik juga diterapkan bagi pemohon surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dan sidik jari.

“Yang jelas, jajaran Polres Mura siap mendukung program ZI-WBK. Tidak hanya fasilitas tetapi pelayanan petugas juga menjadi perhatian secara keseluruhan,”ungkapnya.

Sementara itu, Siti Romani (32) warga Desa Lubuk Tua Kecamatan Muara Kelingi mengaku dirinya terkejut ada ruang bermain anak diruang layanan pembuatan SIM.

“Enak sekarang, ada ruang bermain anak. Sambil nunggu suami ngurus permohonan SIM anak bisa main di ruang bermain yang telah disiapkan,”pungkasnya.(eky).