Pasca Kebakaran di PS Mal, Masih Banyak Tenant Tutup Karena Belum Beroperasi Normal 

Palembang – Seminggu lebih pasca kebakaran yang diakibatkan korsleting di panel listrik lantai 4  Palembang Square (PS) Mal lalu, pada Rabu (22/5/2024) sore ternyata PS Mal belum beroperasi secar normal. Terlihat masih banyak tenant tenant khususnya restoran yang tutup.

Begitu juga untuk operasional mal ini juga belum buka seperti biasanya, karena PS Mal baru buka pukul 11.00 WIB pagi dan ditutup pada pukul 19.00 WIB atau pukul 7 malam.

Hal ini dikarenakan perbaikan panel listrik penghubung antar lantai yang terbakar pada Sabtu (11/5/2024) pagi tersebut hingga kini belum juga rampung.

Ini berimbas terhadap belum optimalnya penggunaan AC atau mesin pendingin ruangan yang sebagian besar masih mati hingga suasana di mal ini panas.

Tak ayal, dengan kondisi ini mengakibatkan pengunjung dan karyawan menjadi tidak betah berlama-lama untuk berada di dalam toko mereka bahkan di dalam PS mal.

“Masih panas dan pengab suasana nya sangat tidak nyaman, dak tahu sampai kapan selesai perbaikan ini dan kondisi cak ini mbak,”keluh Eka (30), salah seorang karyawan salon di lantai 3 PS mall, kemarin (21/5).

Menurutnya, pasca kebakaran ditempatnya bekerja jadi hanya 1 shift karena mal hanya buka dari jam 11.00 eob siang sampai pukul 19.00 wib.

Hal ini senada juga disampaikan oleh Yanti (35) salah pengunjung PS Mal yang mengaku sering datang ke mal ini.

“Saya memang tahu jika terjadi kebakaran di PS Mal ini, tapi tidak menyangka jika kerusakannya begitu parah. Sampai-sampai AC nya belum kembali normal hingga udara di dalam terasa sangat panas,” katanya.

Pantauan Berita Sumatera, kondisi PS Mal memang masih belum normal seperti biasa. Karena  AC masih panas  karena listrik sampai sekarang masih dalam perbaikan.

Dikonfirmasi terkait hal ini Corporate PR and Reputation Management PT Lippo Malls Indonesia, Nidia Niekmasari tak menampik hingga kini upaya perbaikan terhadap panel listrik yang terbakar masih dilakukan.

“Dampaknya cukup massif karena uang terbakar itu panel listrik, butuh waktu untukmemperbaikinya,” kata Nidia saat dihubungin melalui sambungan ponsel, Rabu (21/5/2024) pagi.

Nidia menegaskan jika keputusan untuk tetap membuka operasional mal merupakan keputusan bersama antara pemilik tenant dengan manajemen PS Mal. Dengan mempertimbangkan kelangsungan hidup dari para karyawan yang pastinya ingin tetap dapat bekerja agar ada pemasukan.

“Kalau soal pengap dan panas karena ada sebagian mesin pendingin ruangan yang belum dihidupkan. Tapi kami memasang AC standing di beberapa titik. Sedangkan untuk urusan pekerjaan listrik perlu dikerjakan secara hati-hati dan itu telah kami komunikasikan dengan para pemilik tenant,” katanya.

Diakuinya juga, jika kondisi seperti ini belum tahu sampai kapan normalnya. Karena masih terus dalam perbaikan. “Palembang Square mal masih dalam tahap perbaikan menuju kesempurnaaan operasionalnya. Diharapkan Kembali normal pada akhir minggu ini atau awal minggu depan,”katanya.

Diberitakan sebelumnya, musibah kebakaran melanda PS Mal pada Sabtu (11/5/2024) pagi. Diakibatkan adanya korsleting listrik pada panel penghubung antar lantai.(fie)